Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

PEMERINTAH KABUPATEN LINGGA MENGGELAR RAPAT KOORDINASI BERLAKUKAN BLOCKING WILAYAH

Rapat Kordinasi  Lanjutan Percepatan  penanganan pencegahan Covid-19 pemerintah kab lingga(foto:humas)
Keprinews.com,Lingga -- Pemerintah Kabupaten Lingga menggelar Rapat Kordinasi  Lanjutan Percepatan  penanganan pencegahan Covid-19 Dan Bloking Wilayah , bertempat di Gedung Daerah Jalan Pagoda Indah Nomor C-20 Dabo Singkep Kecamatan Singkep pada Selasa, (24/03/2020) Sekira pukul 21.15 Wib.

Langkah Ini Merupakan Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid-19) masuk ke wilayah Kabupaten Lingga, Berdasarkan Hasil Rapat Gugus Tugas Percepatan penanganan Virus Corona.

Dalam rapat Tersebut Dihadiri,Bupati Lingga H. Alias Wello, S.ip M.tr I.P,
Ketua DPRD Kab. Lingga Ahmad Nashirudin,Wakil Bupati Lingga Muhammad Nizar, S.sos,Sekretaris Daerah Kab Lingga Drs. Juramadi Esram,Asisten I Pemkab Lingga Rusli Ismail,Kapolres Lingga AKBP Boy Herlambang S.ik M.si,Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Zulfahmi, SE M.tr Hanla,Danramil Dabo Singkep diwakili Babinsa Kelurahan Dabo Serka Zulkifli,Kabag OPS Polres Lingga Kompol Rusdwiantoro,Kadishub Lingga Selamat,Kaban Kesbangpol Lingga Armia, S.pd,Kadinkes Lingga Drs. Syamsudi,Dirut RSUD Dabo Dr. Bukit Tuarantayo Gultom,Ketua IDI Kab. Lingga Dr. Indra,Kasatpol PP dan Damkar diwakili Kasi Ops Satpol PP Abdul Manaf,Kabag Humas Pemkab Lingga Jumadi,Kasubag Humas Pemkab Lingga Fikrizal,Ketua PSMTI Kab. Lingga Toni Karyadi,Para Camat Se-Kabupaten Lingga.

Asisten I Pemkab Lingga Rusli Ismail" Menyampaikan melanjutkan rapat kita semalam, dan rapat sore tadi dengan pak bupati,yang intinya tetap sama yaitu kita membahas virus Corona ini, mudah-mudahan kita dapat mengantispasi sedini mungkin antisipasi virus Corona ini jangan sampai masuk ke wilayah kita, Tadi kami sudah rapat dan memanggil operator kapal dan tadi pak bupati yang langsung memimpin rapat, pada intinya Pihak Operator Kapal mengikut saja kebijakan Pemda, hal ini lah yang perlu kita dudukkan bersama terlebih dahulu", Ungkap nya.

Bupati Lingga H. Alias Wello, S.ip M.tr. I.P " Mengatakan rapat lanjutan untuk mempercepat progres dalam hal antisivasi virus Copid 19 ini tadi kami sudah menggelar rapat dengan pihak operator kapal, dan sudah dapat kesepakatan dengan mereka bahwa insya Allah, pada tanggal 28 Maret ini kita akan menghentikan semua operasional Fery-Fery dari kab lingga keluar wilayah kab. Lingga (Pinang dan Batam) maupun sebaliknya, dalam jangka waktu 2 (dua) Minggu, 

Pihak operator kapal Dalam hal ini tidak keberatan dengan catatan setelah 2 Minggu di evaluasi kembali.

 Mengapa dipilih tanggal 28 Maret, karena ada pendapat, bahwa kita tidak boleh mengambil langkah drastis tanpa berkoordinasi dengan forkopimda kita, karena ini menyangkut kepentingan banyak orang, kepentingan ekonomi dan kepentingan lainnya", jelas nya 

Ditambah kan , oleh sebab itu rapat ini kami juga mengundang para camat supaya ini dapat menyampaikan kepada aparatur diwilayah baik lurah maupun desa-desa, jadi selama 14 hari kita terus akan evaluasi dan koordinasi, 

Kami juga membahas pengecualian hanya berlaku untuk angkutan barang, kita melakukan penyetopan terhadap penumpang, termasuk kapal Roro, dibatasi tidak boleh mengangkut penumpang selain barang.

Untuk angkutan udara, tadi juga ada pemikiran untuk dilakukan penyetopan, namun ada pertimbangan lain, karena dua operator yaitu Perintis sudah menjadi kebijakan pusat, subsidi dari pusat dan kementrian, jadi kita tidak bisa mengambil langkah sepihak, 

Sedangkan wings merupakan penerbangan regular, pemerintah daerah hanya memberikan subsidi, jadi artinya bukan otoritas sepenuhnya dari pemerintah daerah, jadi kalau kita melakukan langkah sepihak, ini untuk jangka panjang bisa saja mereka mengambil langkah sepihak untuk penutupan total, itu yang kita khawatirkan, karena kontraknya seperti itu, kemudian untuk pembiayaannya kita sudah selesaikan sebelum penerbangan itu dilaksanakan, intinya untuk transportasi udara masih dalam pengecualian, (belum ada langkah penyetopan)

Hal-hal yang perlu diantisipasi bersama apalagi ini momen mendekati bulan puasa dan Ramadan, sembahyang kubur, masa liburan, dipastikan anak-anak kita ini akan kembali ke kampung halaman, ini juga harus kita antisipasi, perlu kita pikirkan bersama-sama langkah ini , silakan menyampaikan hal-hal yang berkenan dengan kebijakan ini, (penyetopan kapal)

saya juga ingin memastikan perdagangan dan industri tetap berjalan, dan kepastian ketersediaan sembako itu tersedia dan tercukupi dengan baik", Tutup Bupati  lingga 

Bupati Lingga, H. Alias Wello, S.ip M.tr I.P, Menambah kan berdasarkan data yang disampaikan operator Kapal, 2 (dua) hari terakhir ini terjadi penurunan penumpang 

Kalau sehat atau tidak sehat, kita tidak punya data detail, suhu tubuh tidak dapat kita jadikan pembanding,  seperti yang disampaikan Dr. Indra tadi, panas tinggi, batuk Flu, bukan parameter, tadi saya juga sempat baca, Bupati Karawang tidak mengalami gejala apapun tapi positif corona, 

Hal-hal yang sifatnya insidentil dan emegency Pemda harus sigap menyiapkan transportasi.
Blocking area (penyetopan kapal) perlu sosialiasi agar tidak ada gejolak terkait kebijakan ini",Tutup nya

Komandan Pangkalan Angkatan Laut  Dabo Singkep Letkol Laut (P) Zulfahmi, SE M.tr Hanla Juga menyampai kan "kita ini kan mengikuti programnya pemerintah, (antisipasi penyebaran virus Corona) kita harus bertindak tegas dengan alasan itu, karena ini bukan keputusan lingga, ini kita harus tegas dan konsisten (blocking area)",ujar nya.

Dari Hasil Rapat Tersebut Tercapai Suatu kesepakatan Bersama,Operasional kapal ferry diberhentikan selama 14 hari mulai tanggal 28 Maret 2020.

Pemkab Lingga akan menyediakan kendaraan taktis jika terdapat situasi darurat yang dibutuhkan.

Disperindag Kabupaten Lingga dalam waktu dekat akan melaksanakan operasi pasar terkait ketersediaan sembako.

Mulai hari Rabu tanggal 25 Maret 2020 akan dilaksanakan sosialisasi oleh masinf - masing Camat dan Humas Pemkab Lingga melalui penyebaran spanduk / pamflet / selebaran dan melalui radio RBTM terkait pemberhentian operasional kapal ferry.

Sesuai maklumat Bapak Kapolri agar kita tidak mengadakan keramaian yang bersifat mengundang massa.

---------------
(Kasubag Humas Pemkab Lingga/Awalludin)

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA