Pemeriksaan VCT Mobile, Warga Binaan Rutan Batam Ikuti Edukasi dan Skrining Kesehatan

Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam bekerja sama dengan Puskesmas Sei Langkai melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan dan pemeriksaan Voluntary Counselling and Testing (VCT) Mobile 

Keprinews
, Humas Rutan Batam – Sebagai bentuk komitmen dalam menyediakan hak kesehatan warga binaan, Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam bekerja sama dengan Puskesmas Sei Langkai melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan dan pemeriksaan Voluntary Counselling and Testing (VCT) Mobile bagi warga binaan, yang berlangsung di klinik Rutan Batam, Selasa (09/06).


Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 150 orang warga binaan dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan, khususnya terkait pencegahan dan deteksi dini penyakit menular. Selain mendapatkan edukasi kesehatan, para warga binaan juga mengikuti skrining kesehatan melalui layanan VCT Mobile yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Sei Langkai.


Dalam pelaksanaannya, petugas kesehatan memberikan penyuluhan mengenai pola hidup sehat, pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta informasi terkait pencegahan penyakit menular. oleh petugas puskesmas sei langkai.


Kepala Rutan Kelas IIA Batam, Fajar Teguh Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menyediakan hak warga binaan di bidang kesehatan sekaligus langkah preventif dalam menjaga kondisi kesehatan di lingkungan rutan.

“Kesehatan merupakan salah satu hak dasar yang harus dipenuhi bagi setiap warga binaan. dengan Puskesmas Sei Langkai menjadi wujud komitmen bersama dalam menghadirkan layanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan,” ujar Karutan.


Melalui kegiatan ini, Rutan Batam terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi warga binaan sebagai bagian dari penyelenggaraan pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan terfokus pada pelestarian hak-hak warga binaan.

Editor:ana

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA