Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

Ekspor Provinsi Kepri Naik Sebesar 3,83 Persen Pada Bulan Februari 2018

Keprinews.com,Tanjungpinang-Sesuai pemaparan dari Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau, Panusunan Siregar, bahwa kegiatan ekspor Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Februari 2018 dibanding Januari 2018, naik sebesar 3,83 persen, yaitu dari US$1.022,54 juta menjadi US$1.061,67 juta.

“Kenaikan nilai ekspor Februari 2018 tersebut disebabkan oleh naiknya ekspor sektor migas sebesar 16,31 persen,” katanya, di ruang video conference, Kantor BPS Kepri, jalan Ahmad Yani, Tanjungpinang. 

Selanjutnya, kata Panusunan, bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, ekspor Provinsi Kepulauan Riau juga mengalami kenaikan sebesar 17,96 persen, yaitu dari US$ 900,00 juta menjadi US$1.061,67 juta.

“Kenaikan nilai ekspor Februari 2018 dibanding Februari 2017 disebabkan oleh kenaikan ekspor sektor migas sebesar 87,73 persen,” tambahnya. Total ekspor komulatif bulan Januari-Februari 2018 Provinsi Kepulauan Riau, tambahnya, adalah sebesar US$ 2.084,20 juta.

 Jika dibanding dengan total ekspor kumulatif Januari-Februari 2017, mengalami kenaikan sebesar 8,39 persen, yaitu dari US$ 1.922,79 juta menjadi US$ 2.084,20 juta.
“Naiknya nilai ekspor Januari-Februari 2018 disebabkan oleh naiknya ekspor kumulatif migas sebesar 44,57 persen,” pungkasnya.(red/nur)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ekspor Provinsi Kepri Naik Sebesar 3,83 Persen Pada Bulan Februari 2018 "

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA