Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

AirAsia QZ8501 : Black Box Kotak hitam ditemukan

Jakarta, Kepri News. Kotak hitam AirAsia QZ8501 bagian Flight Data Recorder (FDR) sudah diangkat dan dimasukkan kontainer berisi air. FDR itu akan dibawa di Jakarta dan langsung dibuka untuk dianalisis.

"Jadi sesudah selesai ini, dibuktikan, dipertunjukkan pada adik-adik (wartawan) bahwa ini satu kelengkapan pesawat yang kita cari," jelas Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Tatang Kurniadi dalam jumpa pers di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Senin (12/1/2015).

Tatang yang mengadakan jumpa pers bersama Panglima TNI Jenderal Moeldoko itu menunjukkan kotak hitam berisi FDR berwarna oranye dalam peti berisi air. FDR itu memiliki nomor seri SN 000556583 dan nomor produksi PN 2100-4043-02.
AirAsia QZ8501 : Black Box Kotak hitam ditemukan
AirAsia QZ8501 : Black Box Kotak hitam ditemukan

FDR itu akan langsung dibawa ke Jakarta. "Dari KRI Banda Aceh, naik heli militer, kemudian naik wings TNI AU kemudian dibawa ke Jakarta," jelas Tatang.

Dari Jakarta, kemudian FDR dikawal pengamanan TNI dibawa ke kantor KNKT. "Sampai di Jakarta, diusahakan Andre (Andreas-investigator KNKT-red) akan langsung membukanya. Dibukanya kalau tidak malam ini atau besok," jelas Tatang.

Pembukaan FDR, imbuh Tatang, akan melibatkan investigator dari Airbus, pihak Singapura dan negara yang berminat, Kemenhub dan Mabes TNI.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "AirAsia QZ8501 : Black Box Kotak hitam ditemukan"

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA