Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

Jokowi : Hafal Pancasila Bocah dapat Hadiah

Kepri News, Kabanjahe. Kunjungan Presiden Jokowi ke Sinabung, Kabanjahe, Sumut benar-benar cair. Masyarakat bisa mendekat dan bersalaman dengan sang presiden. Jokowi juga tak membuat jarak, masyarakat dibiarkan mendekat.

Dalam dialog dengan pengungsi Sinabung, Rabu (29/10/2014) di halaman Gereja GBKP, Jokowi sempat bercanda dengan anak-anak di Sinabung. Sejumlah pejabat menemani Jokowi antara lain Gubernur Gatot Pujo dan beberapa perangkat daerah.
Jokowi : Hafal Pancasila Bocah dapat Hadiah
Jokowi : Hafal Pancasila Bocah dapat Hadiah
Jokowi sempat memanggil seorang bocah untuk dites hapalan Pancasila. Namun sebelumnya bocah itu membacakan Pancasila dia berharap agar Jokowi bisa membantu sekolahnya. Karena sudah lama tidak bersekolah.

"Coba bisa nggak sebutin Pancasila," kata Jokowi.

Bocah itu kemudian menyebutkan Pancasila hingga sila kelima. Jokowi kemudian memuji sang bocah. Dia kemudian merogoh kantong untuk memberi hadiah, tapi rupanya kantong Jokowi kosong. Jokowi kemudian menengok ke belakang.

Sementara sang bocah kemudian kembali kembali ke tempat duduknya bersama warga. Tak lama Jokowi memanggil bocah itu kembali dan menyalami bocah itu dengan menyelipkan uang beberapa lembar ratusan ribu.

"Ini saya kasi yang lain jangan ngiri," ucap Jokowi. Sang bocah pun duduk dan mengucapkan rasa terima kasih.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jokowi : Hafal Pancasila Bocah dapat Hadiah"

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA