6 Orang Pamen Polda Kepri Naik Pangkat

Keprinews.com,Batam – Enam orang Perwira Menengah Polda Kepri yang berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Komisaris Besar Polisi. Sabtu (27/6/20).
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.(foto:ist)

Sesuai rilis yang kita terima Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si. mengatakan "Kenaikan Pangkat Perwira Menengah tersebut Berdasarkan surat Telegram dari Kapolri dengan nomor : STR/351/VI/KEP./2020. Tanggal 25 Juni 2020. Enam orang Pamen Polda Kepri dinaikan pangkat reguler setingkat lebih tinggi dari Ajun Komisaris Besar Polisi menjadi Komisaris Besar Polisi". Jelas Kabid Humas Polda Kepri.

Berikut daftar Perwira Menengah Polda Kepri yang naik pangkat :

1. AKBP Agus Fajar Sutrisno, S.Ik dinaikan pangkat menjadi Komisaris Besar Polisi Agus Fajar Sutrisno, S.Ik yang menjabat sebagai Kabid TIK Polda Kepri

2. AKBP Bubung Pramiadi, SH., dinaikan pangkat menjadi Komisaris Besar Polisi Bubung Pramiadi, SH., yang menjabat sebagai Pamen Polda Kepri penugasan pada BNN.

3. AKBP Dudus Harley Davidson Suparmono, S.Ik., dinaikan pangkat menjadi Komisaris Besar Polisi Dudus Harley Davidson Suparmono, S.Ik yang menjabat sebagai auditor kepolisian madya TK. III Itwasda Polda Kepri.

4. AKBP Edy Suryanto, SPd., M.Si dinaikan pangkat menjadi Komisaris Besar Polisi Edy Suryanto, SPd., M.Si yang menjabat sebagai Pamen Polda Kepri penugasan pada Kompolnas.

5. AKBP Eko Budhi Purwono, S.Ik dinaikan pangkat menjadi Komisaris Besar Polisi Eko Budhi Purwono, S.Ik yang menjabat sebagai Auditor Kepolisian Madya TK. Itwasda Polda Kepri.

6. AKBP Purwadi Wahyu Anggoro, S.Ik., MH., dinaikan pangkat menjadi Komisaris Besar Polisi Purwadi Wahyu Anggoro, S.Ik., MH., yang menjabat sebagai Kapolresta Barelang Polda Kepri.(red/HMS)


Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA