SEMANGAT GOTONG ROYONG SAMBUT RAMADHAN, RUTAN BATAM HADIRKAN AKSI NYATA UNTUK MASYARAKAT

Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam melaksanakan kegiatan sosial berupa kerja bakti (ist) 

Keprinews
, Humas Rutan Batam-Dalam rangka menyambut dan menghadapi Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam melaksanakan kegiatan sosial berupa kerja bakti di Masjid Syahrhom Ba'Dawi yang berlokasi di sekitar Rutan.(18/02)

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk meningkatkan kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya melalui kegiatan kebersihan tempat ibadah menjelang bulan suci Ramadhan. Kerja bakti dilaksanakan dengan penuh semangat kebersamaan dan gotong royong.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Struktural,Pengurus masjid, Staf Rutan Batam, peserta magang, serta warga binaan. Kegiatan dilaksanakan dengan membersihkan area dalam dan luar masjid, mulai dari halaman, tempat wudhu, hingga ruang utama ibadah.

Kepala Rutan Batam menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadhan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan bagi warga binaan agar menumbuhkan rasa kepedulian sosial, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kebersihan, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga apa yang dilakukan hari ini menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi kita semua dalam menyambut Ramadhan,” ujarnya.

Dengan terlaksananya kegiatan kerja bakti ini, Rutan Batam berharap hubungan antara institusi pemasyarakatan dan masyarakat sekitar dapat terus terjalin dengan baik, sekaligus menghadirkan suasana yang bersih, nyaman, dan penuh keberkahan dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan.() 

Editor:

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA