RUTAN BATAM MANTAPKAN LANGKAH MENUJU WBK/WBBM MELALUI ASESMEN TIM ZONA INTEGRITAS

Rutan Batam mengadakan kegiatan Asesmen Tim Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ist) 

Keprinews
, Humas Rutan Batam – Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam mengadakan kegiatan Asesmen Tim Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), yang dilaksanakan di Aula Rutan Kelas IIA Batam.(09/02)

Kegiatan asesmen ini secara resmi dibuka oleh Ketua Tim Pembangunan Zona Integritas Rutan Kelas IIA Batam. Dalam sambutannya, Ketua Tim ZI menyampaikan bahwa pelaksanaan asesmen merupakan bagian penting dalam memastikan seluruh program dan komitmen pembangunan Zona Integritas berjalan sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan.

Asesmen ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian pembangunan Zona Integritas pada enam area perubahan, sekaligus mengidentifikasi kekuatan dan hal-hal yang masih perlu ditingkatkan guna mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel di lingkungan Rutan Batam.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Rutan Kelas IIA Batam semakin memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam mendukung terwujudnya WBK dan WBBM, serta terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Rutan Kelas IIA Batam terus berupaya melakukan pembenahan secara berkelanjutan sebagai wujud nyata komitmen dalam membangun birokrasi yang bersih, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan prima.

Editor:ana

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA