Ketua LPTQ , Neko Wesha Paweloy Optimis Kafilah Lingga Target Masuk 3 Besar di MTQ Kepri Ke-IX 2022

Keprinews.com , Lingga - Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga pengembangan tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Lingga, optimis bahwa Kabupaten Lingga sangat berpotensi untuk menjadi juara dalam perhelatan MTQ Provinsi Kepulauan Riau , yang akan di gelar pada tanggal 14-19 Juli 2022 di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Foto : Wakil Bupati Lingga ,Neko Wesha Paweloy 
Dok : Prokopim

"Kita tentunya ingin target tertinggi, tapi seperti yang sudah di laporkan Kabag Kesra kemarin, ada beberapa kelemahan yang memang kedepan harus kita benahi, mulai dari cabang yang masih belum lengkap, dan masalah anggaran untuk Training Centre (TC) yang tahun ini berkurang dari biasanya," ujar Neko Wesha Pawelloy, kepada Media, Jumat (03/06/2022).

Menurutnya target masuk tiga besar pada perhelatan MTQ yang digelar di Kabupaten Anambas, bukanlah tanpa alasan, tahun sebelumnya Kabupaten Lingga juga berhasil masuk tiga besar dan target itu seharusnya lebih meningkat dari tahun sebelumnya.

"Jadi seharusnya meningkat, dan kita lihat potensi kita untuk juara masih sangat terbuka, karena selama ini penyaringan yang kita lakukan itu mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten, jadi penyaringan dan pembinaan sudah sangat baik selama ini, kalau soal anggaran, ini dialami semua kabupaten/kota," ujarnya.

Sebagai Ketua LPTQ Kabupaten Lingga, dirinya juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam persiapan menuju MTQ Provinsi Kepulauan Riau yang akan di helat di Kabupaten Kepulauan Anambas.

"Kami sangat apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak, baik itu tim dari Kesra, Kantor Kemenag Lingga, para Ustad dan Ustadzah kita yang begitu telaten memberikan bimbingan dan pelajaran kafilah MTQ Ke-IX, dan terkhusus juga untuk kafilah kita yang sangat bersemangat, semoga tetap fokus sampai hari pelaksanaan nanti, dan mendapat ridho Allah untuk memperoleh hasil terbaik," tutupnya.




Awalludin

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA