Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

KPK PERIKSA DELAPAN SAKSI DI MAPOLRESTA BARELANG

Anggota KPK tampak menaiki tangga sembari membawa barang sitaan ke ruang pemeriksaan KPK di Mapolres Barelang(foto:nl)
Keprinews.com, Batam – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa delapan orang saksi terkait kasus reklamasi yang menyeret nama Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, 24 Juli 2019. Salah satunya yang diperiksa hari ini, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Jamhur.
Kepada keprinews.com, Andri, anggota KPK mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi. “Kami datang dari Jakarta dan meminjam gedung Mapolresta untuk melakukan pemeriksaan,” kata Andri.
Didampingi Kadishub, Jamhur, Heri, Kabiro Hukum Kepri mengatakan, ia dan bersama tujuh orang lainnya akan diperiksa hari ini. Ketika ditanya siapa nama-nama yang akan diperiksa, Heri mengatakan, ia tidak mengetahui semuanya.
Menyoal pemeriksaan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Andri mengatakan “Rencana diperiksa pada pukul 10.00 Wib.” Selain itu Heri, membenarkan ia bersama tujuh orang lainnya akan diperiksa KPK hari ini. “Besok 3 saksi, lusa 3 lagi,” kata Heri. Sementara itu, kepada keprinews.com, Andri mengatakan jika pemeriksaan terhadap saksi-saksi dilakukan secara tertutup. (Nila)

Editor:red

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "KPK PERIKSA DELAPAN SAKSI DI MAPOLRESTA BARELANG"

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA