Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

Hari Bhayangkara Ke 73 Polda Kepri Laksanakan Bhakti Religi

Bhakti religi yang dilaksanakan Polda Kepri dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke 73(foto:humas)
Keprinews.com,Batam-Dalam memperingati Hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019 Polda Kepri laksanakan Bhakti Religi yang di laksanakan Pada hari Kamis, 20 Juni 2019, pukul 9.00 Wib bertempat di tempat-tempat Ibadah di Kota Batam dengan menurunkan sebanyak 92 Personil Polda Kepri.

Bakti Religi Polda Kepri merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-73 dengan Tema "Dengan semangat Promoter pengabdian Polri untuk Masyarakat Bangsa dan Negara". Untuk itu Polda Kepri dan jajaran terus melaksanakan kegiatan-kegiatan yang langsung bersentuhan dengan Masyarakat.
Gereja Tabernakel Batam center Batam

Kegiatan Bakti Religi Polda Kepri dilaksanakan di 4 Lokasi tempat ibadah anatara lain Masjid Nurul Hidayah Batu Besar Nongsa,Gereja Tabernakel Batam center Batam,Vihara Maitreya Sungai Panas, Batam Kota,Pura Agung Amerta Buana Sei Ladi.

Kegiatan Bakti Religi Polda Kepri ini berupa kerja bakti membersihkan tempat ibadah, kegiatan ini menunjukan bahwa Polri bersama masyarakat turut memperhatikan dalam menjaga kebersihan dan kerapihan di tempat - tempat ibadah.
Masjid Nurul Hidayah Batu Besar Nongsa

"Kegiatan ini dalam rangkaian hari Bhayangkara ke-73. Kita bersama-sama membersihkan tempat ibadah yang kita banggakan ini bersama semua unsur yang ada, baik Polri, TNI Tokoh Masyarakat, dan juga warga sekitar," jelas Kabidhumas Polda Kepri(red/humas)

Editor:hen

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hari Bhayangkara Ke 73 Polda Kepri Laksanakan Bhakti Religi"

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA