Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

RS EMBUNG FATIMAH MELAKUKAN TELECONFRENCE DENGAN MENTERI KOMINFO

Teleconference dari empat kota, Batam, Natuna, Sorong, Morotai bersama Menkominfo, Rudiantara, perkenalkan satelit Palapa Ring. (Foto: Nila)
Keprinews.com, Batam – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah melakukan teleconference (pertemuan yang dilakukan melalui jaringan internet) dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara dari Aula RS Embung Fatimah, Batuaji, Batam, Rabu 20 Maret 2019. Selain dari RSU Embung Fatimah, tiga kota lainnya turut melakukan teleconference yakni dari Kabupaten Morotai, Kabupaten Natuna, Kabupaten Sorong.

Embung Fatimah menjadi salah satu rumah sakit umum di Kepulauan Riau, yang melakukan Demo Telemedicine Indonesia (Temenin) pasca pemerintah meluncurkan Palapa Ring. Temenin adalah salah satu aplikasi berbasis internet menggunakan satelit Palapa Ring yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang tinggal di kepulauan atau yang jaraknya jauh.
RSUD gelar demo Telemedicine Indonesia, aplikasi berbasis internet dalam pelayanan kesehatan. (Foto: Nila)

Palapa Ring sendiri merupakan program prioritas pemerintah untuk membangun sendi-sendi kehidupan. “Kita ingin anak-anak kita belajarnya lebih luas lagi pengetahuannya. Caranya dengan melihat di internet,” kata Rudiantara. Selain belajar lebih mudah, nelayan juga dapat memanfaatkan kemudahan lain saat melaut. Dengan Palapa Ring, nelayan bisa pulang dan mengetahui keberadaan ikan. “Sehingga pendapatan nelayan pun bisa semakin meningkat,” kata Rudiantara.

Dari RSUD Embung Fatimah, Rudiantara bersama ketiga daerah yang tergabung dalam teleconference langsung menyaksikan layanan jasa kesehatan yang disediakan RUSD Embung Fatimah dengan rumah sakit di Natuna pasca menangani salah satu pasien penderita kanker payudara. Tampak dua dokter saling berbagi berkomunikasi melalui jaringan internet tanpa buffering saat menangani pasien.

Di bidang kesehatan, Palapa Ring akan memberikan kesempatan untuk semua pihak, seperti dalam hal pengumpulan dan analisa data kesehatan, mengambil data rekam medis pasien kapan dan dimana diperlukan, tanpa harus mengantri panjang. Pelayanan kesehatan berbasis teknologi informasi dan komunikasi akan memudahkan pengumpulan data kesehatan. Hal itu akan membantu rumah sakit dalam bertukar informasi secara elektronik, mengambil data medis pasien, serta dapat melakukan kolaborasi seefisien mungkin melalui internet.

Kepada keprinews.com, Direktur RSUD Embung Fatimah, drg. Ani Dewiyana, sangat mengapresiasi ketersediaan Palapa Ring dengan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) atau biasanya juga disebut ICT, Information and Communication Technologies, sebagai wadah memproses dan menyampaikan informasi. “Kita sangat mengapresasi karena tujuannya salah satu upaya peningkatan layanan, seperti yang disampaikan pak menteri. Mengurangi cost. Bisa konsultasi medis karena lebih simpel,” kata Ani Dewiyana.

Pembangunan Palapa Ring kata Rudiantara, terealisasi berkat kerjasama dengan semua pihak. Pada kesempatan tersebut, Rudiantara mengucapkan terimakasih kepada Telkom karena telah ikut membangun infrastruktur di tanah air, dalam pemanfaatan Palapa Ring. (Nila)

Editor: red

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "RS EMBUNG FATIMAH MELAKUKAN TELECONFRENCE DENGAN MENTERI KOMINFO"

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA