Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

Kapendam Jaya Ajak Pelajar Di Lokasi TMMD, Bijak Saring Informasi Dari Media

Kapendam jaya pemateri dalam kegiatan Penyuluhan non-fisik Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 di SMPN 30 Kota Bekasi
Keprinews.com,Jatisari-Kepala Penerangan Kodam Jaya (Kapendam Jaya) Kolonel Inf Kristomei Sianturi didampingi Danramil 04/Jatiasih Kapten Inf Sugiyanto, hadir sebagai pemateri dalam kegiatan Penyuluhan non-fisik Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 di SMPN 30 Kota Bekasi, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi Rabu (20/3).

Dalam kesempatan ini, Kapendam Jaya menyampaikan materi bertajuk 'Peran Pemuda Dalam Era Perang Informasi' dihadapan sekira 80 pelajar dan Kepala Sekolah, Yudi Kahfiyudi dan belasan guru SMPN 30 Kota Bekasi.

Kapendam Jaya mengatakan, pemuda sebagai ‘Generasi Milenial’ harus bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media. "Sebagai generasi muda milenial yang melek informasi, wajib untuk menelaah dan menyaring informasi yang diterima," jelasnya.

Kapendam berpesan, beragam informasi dari media sebagai penyampai informasi, baik online, cetak maupun elektronik harus disikapi dengan bijak. "Jangan langsung dipercaya begitu saja, karena bisa saja informasi tersebut hanya pencitraan atau malah untuk mengadu domba. Tanyakan kebenaran informasi tersebut terlebih dahulu, sebelum disebarkan ke orang lain," pungkasnya.(***) rilis

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kapendam Jaya Ajak Pelajar Di Lokasi TMMD, Bijak Saring Informasi Dari Media"

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA