Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

KPK Launching Implementasi Penerimaan Pajak Online

Wakil Ketua KPK Basria Panjaitan Launching Implementasi Penerimaan Pajak Online
Keprinews.com,Batam-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaunching implementasi sistem monitoring penerimaan pajak online dan penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) tentang manfaat sistem monitoring penerimaan pajak online, di Hotel Planet Holiday, Rabu (28/11). Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Wakil Pimpinan KPK, Basaria Panjaitan.

Program ini bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya administrasi pengelolaan penerimaan daerah yang bebas dari KKN. Dengan menggunakan sistem pajak online nantinya dapat mendorong pemda untuk menerapkan sistem administrasi pencatatan penerimaan pajak daerah yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel dengan berbasis teknologi informasi.
Selain itu, sistem ini juga dapat meningkatkan pengawasan dan pemantauan atas kepatuhan Wajib Pajak (WP), Wajib Pungut (WAPU) dalam pemenuhan kewajiban pajak daerah yang terutang, terutama pajak hotel, restoran, hiburan, dan parkir. Di sektor penerimaan daerah, KPK melakukan pendampingan terhadap beberapa pemda dalam rangka kegiatan Optimalisasi Penerimaan Daerah (OPD).
Kegiatan ini sendiri merupakan wujud komitmen pemda - pemda yang telah dituangkan secara tertulis dan formal dalam bentuk Komitmen Bersama Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di masing-masing daerah. Hingga Triwulan III Tahun 2018, Program OPD telah melibatkan beberapa daerah, yakni meliputi Provinsi Riau, Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Jambi, Provinsi Lampung dan Provinsi Bengkulu.
Di samping melakukan rapat koordinasi dan evaluasi dengan kepala daerah dan jajaran badan / dinas pendapatan daerah, para WP / Wapu, Bank Pembangunan Daerah, OPD bisa dilakukan dengan monitoring pemasangan dan fungsionalisasi tapping box pada hoteI, restoran, tempat hiburan, dan parkir.
KPK akan mengawal secara cermat dan memastikan bahwa komitmen pembenahan tata kelola pemerintahan daerah dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan serta bebas darl intervensi yang tidak sah dari pihak manapun. Komitmen itu sudah diuraikan dalam Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi yang telah ditandatangani oleh masing-masing kepala daerah dan sekretaris daerah.
KPK mengajak semua stakeholder baik di tingkat pusat, instansi vertikal, dan seluruh pemda, untuk berkomitmen penuh dan nyata, agar dapat mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih dan melayani rakyat di daerahnya masing-masing dengan segala tantangannya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Batam bekerjasama dengan Bank Riau Kepri menargetkan pemasangan 500 tapping box pada tahun ini. Hingga 31 oktober 2018 telah terpasang 301 tapping box. Untuk mencatat dan merekam semua transaksi yang terhubung dengan sistem perpajakan Pemko Batam, taping box dipasang di empat jenis pajak, yakni restoran, hotel, tempat hiburan dan parkir.
Upaya ini sebagai instrument meningkatkan pendapatan asli daerah guna membiaya belanja infrastrukur dan pembangunan lainnya, serta menghindari kebocoran pajak dan retribusi daerah. Setiap transaksi pajak daerah akan diterima secara real time di sistem, Iangsung terekam dan transparan.(nila)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "KPK Launching Implementasi Penerimaan Pajak Online"

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA