Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

Tim WFQR Lanal Batam Tangkap 27 Orang TKI ILegal

Batam,Keprinews.com,---Pengiriman TKI Ilegal kenegeri tetangga Malaysia seolah tidak pernah selesai diwilayah Kepri, seperti halnya pada hari Selasa 22 Agustus pukul 02.30 Wib Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) 4 Lanal Batam kembali melakukan penangkapan TKI (Tenaga Kerja Indonesia) Illegal di perairan Karang Galang,(Selasa 22/8 2017).

Ke 27 orang TKI yang berhasil diamankan, 20 orang berjenis kelamin Laki-laki sedangkan 7 orang berjenis kelamin perempuan dan ditemukan juga 1 orang bayi laki-laki berumur 2 bulan, mereka menggunakan boat pancung panjang 9 m lebar 1,5  bermesin Yamaha 85 PK X 2 buah pemilik  berinisial “B” yang beralamat di Punggur.

Menurut Danlanal Batam Kolonel Laut (P) Ivong Wicaksono upaya pengiriman ke 27 orang TKI illegal tersebut mereka menggunakan jalur laut dan berangkat dari Batam dengan route Punggur Batam tujuan Pantai Desaru Johor Malaysia.

Pada pukul 03.00 Wib boat pancung dan TKI Illegal tiba di Dermaga Lanal Batam Dikawal oleh Sea Rider Lanal Batam dan diterima oleh Pasintel Lanal Batam, Danunit Intel Lanal Batam dan Kaurlid Lanal Batam beserta seluruh anggota Intel Lanal Batam guna pemeriksaan lebih lanjut.

Sampai saat ini Tim WFQR Lanal Batam masih terus melakukan pendalaman untuk membongkar jaringan pengiriman TKI illegal ke Malaysia tersebut, Karena disinyalir komplotan ini merupakan pemain lama pengiriman TKI illegal diwilayah Batam.(Dispen Lantamal IV)/red
               

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tim WFQR Lanal Batam Tangkap 27 Orang TKI ILegal "

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA