Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

Jokowi Akan Jebloskan Ical ke Penjara ?

Kepri News, Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah menunjukkan sikap tegas dalam penegakan hukum.

Ia pun sudah meminta Jaksa Agung HM Prasetyo untuk tidak pandang bulu dalam menyeret seseorang dalam berbagai kasus termasuk korupsi.

Langkah itu langsung ditindaklanjuti dengan memasukkan orang kepercayaan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Irianto MS Syaifuddin alias Yance.


Selama ini, Yance yang tak lain mantan Bupati Indramayu ini masih bebas berkeliaran padahal terkenal kasus korupsi pembebasan lahan seluas 82 hektar untuk pembangunan PLTU I di Indramayu senilai Rp 42 miliar.
Jokowi Akan Jebloskan Ical ke Penjara ?
Jokowi Akan Jebloskan Ical ke Penjara?

Selama pemerintahan SBY, Yance dengan kekuasaannya sebagai kader Golkar bisa maju sebagai wakil rakyat untuk DPRD Jawa Barat.

Yance sendiri berhasil menjadi wakil rakyat untuk DPRD Jawa Barat. Tetapi nasib berkata lain, Ketua DPD I Jawa Barat Partai ini digelandang aparat jaksa agung untuk dimasukkan di penjara Salemba.

Banyak yang memprediksi, Jaksa Agung HM Prasetyo akan membuka kembali kasus pajak Aburizal Bakrie atau Ical.

HM Prasetyo sebagai orang kanan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang tak lain seteru Ical, kemungkinan akan menyeret pemilik usaha Bakrie itu ke penjara.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jokowi Akan Jebloskan Ical ke Penjara ?"

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA