Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

Pengesahan Ketum PPP Ditentukan Menkum HAM Kabinet Jokowi

Kepri News,Jakarta - ‎Muktamar PPP di Surabaya mengesahkan Romahurmuziy sebagai ketua umum pengganti Suryadharma Ali (SDA). Namun kepengurusan politisi yang akrab dipanggil Romi itu dianggap tidak sah alias ilegal oleh PPP kubu Suryadharma Ali.

Politisi senior PDIP Pramono Anung, menyebut meski tak ingin mencampuri urusan internal partai kakbah, namun soal pengesahan itu ada di menteri hukum dan HAM periode mendatang.
Ketua PPP yang Baru

"Mengenai keabsahan itu ada di Menkum HAM, tentunya Menkum HAM yang baru nanti (kabinet Jokowi-JK)," kata Pramono di gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/10/2014).

Atas pencapaian Romi tersebut, Pramono‎ menyampaikan ucapan selamat, terutama karena Romi adalah tokoh muda yang berhasil menduduki kursi ketua umum partai politik tingkat nasional.

"Kita tidak mau masuk dalam wilayah konflik apakah yang berkaitan keabsahan, itu urusan internal PPP sendiri karena kita tahu ada 2 kubu," ujar Pram.

"Dia adik kelas saya, maka saya ucapkan selamat," imbuh mantan wakil ketua DPR itu.

‎Sebagaimana diketahui, Sekjen PPP Romahurmuziy terpilih secara aklamasi dalam Muktamar yang dihadiri mayoritas pengurus PPP nasional di Surabaya. Namun hasil Muktamar itu ditolak sebagian pengurus yang merupakan loyalis Suryadharma Ali.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengesahan Ketum PPP Ditentukan Menkum HAM Kabinet Jokowi"

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA