Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

Kecepatan Disebut Jadi Senjata Timnas U-19 di Myanmar

Kepri News,Jakarta - Jika disimak, Australia menunjukkan konsistensi mampu melaju hingga empat besar pada tiga gelaran terakhir Piala AFC U-19. Tim berjuluk Socceroos Muda itu menjadi semifinalis pada 2008 dan 2014, serta runner-up pada 2010.

Uni Emirat Arab juga bukan lawan yang enteng. Mereka adalah juara pada gelaran serupa di 2008. Sudah begitu, jika disimak lawan-lawan adalah tim-tim dengan postur yang tinggi besar di usia yang sama.

Adapun Indonesia tak lolos pernah ke Piala AFC sejak tampil sepuluh tahun lalu. Itupun tak bertahan lama, timnas 'Merah Putih' hanya bertahan di fase grup pada perlaksanaan 2004 di Malaysia. Di ajang itu, Indonesia tak menuai satupun kemenangan.

Sejatinya, ada satu torehan emas yang pernah diraih. Timnas U-19 menjadi juara pada 1961 alias 52 tahun yang lampau.

Pelatih yang pernah membawa timnas junior Mundari Karya tetap optimistis timnas U-19 mampu memperbaiki raihan 2004 itu.

"Dari segi kualitas, Uzbekistan memang ada di atas kita tapi ada dua keuntungan yang bisa kita manfaatkan di Myanmar nanti," kata Mundari.

"Pertama faktor cuaca. Di bulan-bulan Oktober cuaca di Yangon sedang panas-panasnya, sedangkan Uzbekistan akan butuh adaptasi dari dingin ke panas.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kecepatan Disebut Jadi Senjata Timnas U-19 di Myanmar "

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA