Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

Jamaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Batam,Dilepas Wagub Kepri

Kepri News,Batam- Keberangkatan JCH asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tersebut akan dilepas oleh Wakil Gubernur Kepri, HM Soerya Respationo, anggota Komisi VIII DPR RI, PPHI Embarkasi Batam, serta tamu undangan. Hingga H-1 pemberangkatan kemarin, seluruh jamaah yang tergabung di kloter 1 telah lengkap. Setelah diawali kedatangan JCH asal Kabupaten Anambas, Natuna dan Lingga, lalu diikuti JCH asal Batam, Tanjungpinang dan Bintan. Dan kini semunya telah berada di Asrama Haji Batam.
Jamaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Batam
Jamaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Batam

Pantauan Kepri News di lapangan, jamaah asal Kota Batam masuk Asrama Haji, Minggu (31/8) yang dilepas oleh Pemko Batam di Masjid Agung Batam. Setelah berkumpul di Masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat Batam itu, JCH yang berjumlah 110 jamaah langsung menuju Asrama Haji Batam yang terletak bersebelahan dengan Masjid Agung.

Sementara, JCH Kota Tanjungpinang yang berjumlah 196 jamaah dilepas dari Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang tepat pukul 08.30 WIB kemarin dengan menggunakan dua ferry dan rombongan jamaah sandar di pelabuhan Telaga Punggur pukul 09.30 WIB. Ada pemandangan yang berbeda dalam rombongan JCH Kota Tanjungpinang, dimana terdapat jamaah atas nama Muhammad Nasir, S.Ag, MH yang merupakan Kepala Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang yang pada tahun ini melaksanakan ibadah haji beserta istri.

Sedangkan kedatangan JCH asal Kabupaten Bintan yang berjumlah 56 orang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bintan Drs. H. Erizal Abdullah. Mereka sebelumnya dilepas secara resmi oleh Bupati Bintan di Tanjung Uban dan langsung ke Pelabuhan Telaga Punggur Batam dengan menggunakan Ferry Baruna.

Dari pelabuhan Telaga Punggur JCH asal Kota Tanjungpinang dan Bintan langsung menuju Asrama Haji Batam menggunakan empat bus dan dua truk pengangkut barang jamaah. Sesampainya di Asrama Haji Batam, JCH langsung diproses dalam pelayanan satu atap (one stop service) seperti tahun sebelumnya.

Kloter 1 BTH akan terbang ke Arab Saudi menggunakan maskapai Saudi Arabian Airlines (SAA) dengan nomor penerbangan SV 5101 pada pukul 10.00 WIB menuju Medinah dengan jumlah jamaah 445 jamaah.

“Insya Allah Kloter 1 akan diterbangkan menuju Medinah pada Senin (1/9) pukul 10.00 WIB, persiapan seluruhnya sudah matang, karena koordinasi pelaksanaan embarkasi sudah kita lakukan sejak lama”, ucap Kakanwil Kemenag Kepri, H Marwin Jamal.

Dikatakannya, semua stakeholders yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini siap untuk memberikan layanan terbaik. Kakanwil juga mengharapkan 9 instansi yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji Embarkasi Batam dapat bekerja dengan penuh kekompakan. Menurut rencana, keberangkatan kloter 1 akan dilepas oleh Wakil Gubernur Kepri, HM Soerya Respationo, anggota Komisi VIII DPR RI, serta tamu undangan lainnya.

Sementara terkait adanya ancaman virus ebola yang mengintai negara-negara Afrika Utara, Marwin, saat dialog interaktif di Batam TV, Sabtu (30/8) mengatakan hal itu sudah diantisipasi oleh Pemerintah Arab Saudi.

“Insya Allah, virus ebola sampai saat ini belum masuk ke Arab Saudi. Dan sudah pasti pemerintah Arab Saudi sudah mengantisipasi hal ini”, terang Marwin.

Jamaah kloter 1 diperkirakan akan tiba di Medinah pada pukul 14.50 WAS setelah menempuh perjalanan selama delapan jam.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jamaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Batam,Dilepas Wagub Kepri"

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA