Pemko Batam Cairkan Insentif 4.034 Kader Posyandu dan Kelurahan Siaga Tahun 2024

Pemko Batam Cairkan Insentif 4.034 Kader Posyandu dan Kelurahan Siaga Tahun 2024(ist) 

KepriNews, Batam--Pemerintah Kota (Pemko) Batam mencairkan insentif untuk 4.034 Kader posyandu dan Kader Kelurahan siaga se-Kota Batam, di Vihara Duta Maitreya, Minggu (4/2/2024). 


Insentif tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustuna bersama Wali Kota Batam, Muhammad Rudi didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M. Pd.


“Insentif ini merupakan komitmen dari Bapak Wali Kota Batam, Haji Muhammad Rudi dan bentuk perhatian Pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat terkhusus kader posyandu,” kata Jefridin selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Batam. 


Insentif Posyandu Triwulan pertama (Januari, Februari dan Maret) Tahun 2024 ini diberikan sebesar Rp 1.050.000. Jefridin turut menghaturkan terima kasih atas perjuangan para kader Posyandu daam menjaga dan memperhatikan kesehatan anak-anak di Kota Batam sejak balita.


“Semoga dengan ini kinerja para Kader Posyandu dan Kelurahan Siaga makin baik sehingga balita di Batam bisa tumbuh dan berkembang dengan sehat dan cerdas,” ucapnya.


Menurutnya, kegiatan posyandu yang ada saat ini dinilai penting demi masa depan penerus bangsa. Generasi yang tangguh inilah nantinya akan melanjutkan pembangunan Batam ke depan. Ia mengajak kader posyandu untuk terus menjaga kekompakan terutama jelang pesat demokrasi.


“Jaga Batam aman dan kondusif, gunakan hak pilih Ibu-ibu nanti jangan golput untuk menentukan nasib bangsa dan kesejahteraan kita 5 tahun mendatang,” tutup Jefridin.() 

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA