Bank OCBC NISP Dorong Pentingnya Representasi Perempuan pada Dunia Bisnis dan Ekonomi dalam Kampanye CurrenShe

Keprinews.com, JAKARTA-- Berdekatan dengan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) yang ke-76, Bank OCBC NISP sebagai bank yang berkomitmen untuk memberdayakan perempuan Indonesia meluncurkan gerakan kampanye baru bertajuk CurrenShe. Gerakan ini bertujuan untuk menularkan semangat guna mendukung perempuan agar dapat semakin berkontribusi terhadap perekonomian negara secara maksimal.

Kiri ke kanan: Parwati Surjaudaja (President Director Bank OCBC NISP), Adrie Basuki (Entrepreneur and Designer for Zero Waste Process), dan Dayu Dara Permata (Founder & CEO Pinhome) saat Media Briefing CurrenShe di Jakarta

Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, kontribusi UMKM terhadap Pendapatan Nasional Negara mencapai 61,1% pada tahun 2021.[1] Bahkan, sebagian besar UMKM (64,5% atau 37 juta) di Indonesia dikelola oleh perempuan[2] sehingga peran womenpreneur dalam mendukung perekonomian Indonesia sangat signifikan. Lebih lanjut, survei dari Bank Indonesia membuktikan bahwa proporsi perempuan di posisi strategis perusahaan terus bertumbuh, serta terdapat proyeksi tambahan PDB dunia sebesar USD28 triliun apabila terdapat kesetaraan gender.[3]

Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP mengungkapkan "Dukungan terhadap perempuan merupakan suatu langkah yang cerdas dan tepat untuk memajukan ekonomi bangsa. Insiatif CurrenShe diharapkan dapat mengingatkan kembali bahwa Indonesia juga dibangun oleh para perempuan tangguh dan hebat."

"Kami mendorong para perempuan untuk terus berkarya, berbisnis dan terjun langsung serta jangan segan menjadi pemimpin di sektor ekonomi. Karena kami percaya bahwa perpaduan antara kekuatan pria dan perempuan akan saling mengisi dan menciptakan dampak positif yang lebih besar. Perpaduan tersebut juga sekaligus mendukung akselerasi Indonesia mewujudkan Indonesia Emas 2045. Untuk itu dukungan nyata dari semua pihak yang terkait sangatlah dibutuhkan untuk merealisasikan inklusivitas tersebut," tambah Parwati Surjaudaja. 

Terus mendukung Indonesia Emas 2045, Bank OCBC NISP berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia salah satunya adalah dengan selalu mendukung perempuan Indonesia melalui program #TAYTB Women Warriors, sebuah solusi dan layanan keuangan untuk para pengusaha perempuan dengan menggabungan kebutuhan individu dan bisnis yang didukung dengan layanan beyond banking.

Melalui program ini, Bank telah menyalurkan kredit sebesar Rp3,0 triliun atau meningkat 38,2% YoY per 30 September 2022. Sementara jumlah wirausaha perempuan sebanyak 1.248 pengusaha, dengan kata lain meningkat sebesar 22,5% yoy. Bank OCBC NISP terus berkomitmen untuk terus mendukung perempuan berkarya - hal tersebut tercermin pada komposisi karyawan Bank yang 54% diantaranya adalah perempuan. Tak hanya itu, struktur manajemen Bank OCBC NISP juga diwarnai dengan kehadiran perempuan, sebesar 25% dari Dewan Komisaris merupakan perempuan dan dari total Direksi Bank, 44% dari mereka merupakan perempuan.

S:prnewswire

Editor:red

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA