Pemdes Desa Penuba Bagikan 1100 Masker Kepada Masyarakat

Keprinews.com ,, LINGGA - Bertempat Di Ruang Pertemuan _Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga_ (PKK) Desa Penuba , Pemerintah Desa Penuba Kecamatan Selayar Serahkan Secara Simbolis 1100 Buah Masker Kepada Ketua RT Pada Kamis (01/10/2020).


Kepala Desa Penuba Menyampaikan "Sebanyak 1100 Masker Kita Anggarkan  Dan Juga  Hasil Rapat Lintas Sektor Bersama Pihak  Kecamatan Dan Puskesmas Penuba ,  Hari Ini Akan Kita Serahkan Melalui Ketua  RT Untuk dibagikan Kepada Masyarakat Penuba , Masker Kain  Yang Kita Bagikan Ini Sudah Mengikuti Standard Yang di Sahkan oleh  Kementerian  Dan Untuk Masing-masing Akan Kita Bagikan 2 Buah masker untuk Satu orang" Terang  Sapri My.


"Saya berharap Kepada  Masyarakat Untuk Selalu Mematuhi Protokol Kesehatan Selalu mencuci tangan Dan Menggunakan Masker Ketika Beraktivitas Di Luar ,Karna Pemerintah Kabupaten Lingga Juga Sudah mengeluarkan Peraturan Bupati Lingga  (Perbup) Nomor 95 Tahun 2020, tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Yang Harus Kita Patuhi Bersama" Tutup Sapri My.

Dalam Kesempatan yang Sama Kepala Puskesmas Penuba Yang Baru Saja Di Tugaskan Di Puskesmas penuba " Mengajak Seluruh Masyarakat Kecamatan Selayar Agar Bergandengan Tangan  bekerja Sama ,Dengan Kita bekerja Sama Tentunya  Puskesmas Kita Ini Akan  Meningkat , Baik Itu di Akreditasi Dan Terutama Pada Pelayan Terhadap Masyarakat"

"Alhamdulillah Pada Hari ini Kita Mendapatkan  Dua orang  Dokter  Satu Untuk di Puskesmas penuba Dan Satu lagi Di rejai  , Dan Insyaallah Untuk penambahan Tenaga medis Dan Doktor Gigi  Akan Kita usulkan , Untuk Dokter Yang Hari ini Akan Dilakukan Serah terima Dan  Akan Lansung Bertugas Hari ini Di Puskesmas Penuba" Jelas Irham Febriyanto

Hadir Dalam Acara Tersebut Kapolsubsektor penuba polsek daik lingga Aipda . Andi Saputra  , BPD Desa penuba , Kepala Dusun ,Perangkat Rt Dan Rw Desa penuba.


(Awalludin)

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA