Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

Kunjungan Kerja Kapolri Dan Panglima TNI Ke Polda Kepri

Kunjungan kerja Panglima TNI dan Kapolri(foto:humas Polda Kepri)
Keprinews.com, Batam-Kegiatan Kunjungan Kerja Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.IP dan Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs H.M Tito Karnavian, M.A, Ph.D ke Polda Kepri yang dilaksanakan pada pukul 12.30 wib bertempat di Mapolda Kepri . 

Kunjungan ini dihadiri Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P
,Kapolri Jenderal Polisi Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D,Pangdam I Bukit Barisan,Kapolda Kepri,Kabaharkam Polri,Asops TNI,Pangkoops I,Pangkoarmada I Dankormar,Asops Kapolri,Karo Penmas Polri,Danrem 033/WP,Danlantamal IV TPI,
Wakapolda Kepri,Pejabat Utama Mabes TNI,Pejabat Utama Mabes Polri,Pejabat Utama Polda Kepri,Komandan satuan TNI,Personil TNI Dan Polri.

Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan tiba di VVIP Bandara Hang Nadim Batam pada pukul 09.30 wib. Selanjutnya melaksanakan pemantauan 22 Pulau terdepan yang berbatasan langsung dengan Negara Singapura dan Malaysia menggunakan Helly Super Puma dan Helly EC 725 Caracal, Setelah itu mengunjungi Pulau Nipa Kelurahan Pemping, Kecamatan Belakang Padang Provinsi Kepulauan Riau.

Saat berada di Pulau Nipa Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP memberikan pengarahan kepada Prajurit TNI-Polri dalam pelaksanaan tugas di pulau terdepan, Bahwa rencana kunjungan ke Pulau Nipa sudah direncanakan sebelumnya untuk melihat langsung fasilitas apa saja yang harus kita tingkatkan di Pulau Nipa ini, hal ini karena Pulau Nipa adalah Pulau yang langsung berhadapan dengan Kawasan Internasional dan memerlukan alat Deteksi yang baik sehingga dapat memantau aktifitas atau niat yang kurang baik seperti penyelundupan Narkoba, Miras dan sebagainya dapat dipantau dan ditindak selanjutnya diserahkan kepada Pihak Kepolisian. Untuk Penambahan personil masih dikaji, Tetapi yang paling utama adalah peralatan radar termasuk kamera pantau dan peralatan-peralatan untuk mengidentifikasi.

Kapolri Jenderal Polisi Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D saat berada di Pulau Nipa menyampaikan Kehadiran kita disini yang pertama adalah untuk menjaga keutuhan NKRI, karena teritorial wilayah NKRI adalah kewajiban bersama, dalam tugas pokoknya TNI adalah Garda terdepan menjaga keutuhan wilayah NKRI namun tidak berarti unsur-unsur lain harus diam, Polri berusaha mendukung dengan berbagai upaya untuk menjaga keutuhan NKRI. Terkait dengan masalah Transnasional Crime, wilayah kita berbatasan dengan Singapura dan Malaysia maka kejahatan lintas batas bisa saja terjadi seperti penyelundupan Narkoba, Human Trafficking dan penyelundupan barang-barang lainnya yang berhubungan dengan masalah Bea dan Cukai. Pulau Nipa ini menjadi sangat penting karena jarak lokasinya yang berdekatan dengan Negara tetangga.

Selesai pelaksanaan Kunjungan ke Pulau Nipa Panglima TNI dan Kapolri berserta rombongan menuju Polda Kepri disambut dengan Jajar Hormat kemudian pemasangan Tanjak Melayu dan pengalungan bunga oleh Ketua Lembaga Adat Melayu Bapak Abdul Razak, selanjutnya disambut dengan Tarian Persembahan Melayu sekapur sirih yang merupakan persembahan atau penghormatan terhadap Tamu.

Pada kesempatan tersebut ditampilkan juga Almatsus TNI-Polri, Peragaan Beladiri TNi-Polri serta Tarian Kolosal Melayu oleh Prajurit TNI dan Personil Polda Kepri, dalam pelaksanaannya Panglima TNI, Kapolri dan rombongan ikut bersama dalam gerakan Tari Rentak Melayu Seligi Sakti.

Penyampaian Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP :
Tujuan kunjungan ke pulau Nipa adalah untuk melihat permasalahan-permasalahan apa yang ada di Pulau Nipa terutama permasalahan peralatan, karena pulau nipa merupakan tempat yang strategis untuk mengawasi wilayah perairan.
Akan menjadi bahan evaluasi di Mabes TNI untuk memperkuat peralatan-peralatan dan meningkatkan kapasitasnya sehingga mampu untuk memonitor lalu lintas Kapal yang melalui kawasan Pulau terdepan, baik aktifitas kapal dari Negara-negara lain maupun dari dalam negeri.
Dari Pantai Timur Sumatera sampai dengan selat Philip kita upayakan untuk Radar yang dapat menjangkau aktifitas lalu lintas perairan.

Penyampaian Kapolri Jenderal Polisi Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D  kepada seluruh anggota TNI-Polri :
Ucapan Terimakasih kepda Personil TNI-Polri atas Terselenggaranya Pemilu di wilayah Kepri dalam keadaan aman, damai dan kondusif.
Wilayah kepri dalam beberapa tahun terakhir tetap dapat menjaga keamanan dan sampai saat ini keamanan harus kita jaga, Pilar utama dalam menjaga keamanan di kepri adalah selalu soliditas TNI-Polri dan Masyarakat.

Penyampaian Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M :
Kunjungan kerja Panglima TNI dan Kapolri di pulau Nipa untuk meninjau secara langsung kinerja anggota TNI-Polri yang menjaga pulau terdepan yang berbatasan dengan Negara sahabat. Secara umum dalam pelaksanaan nya sangat baik, dan ada juga pemberian bantuan dari Panglima TNI dan Kapolri berupa 2 Unit Sepeda Motor, sembako dan bantuan-bantuan lain dalam rangka untuk meningkatkan semangat kerja anggota TNI-Polri yang bertugas di Pulau terdepan.
Saat kunjungan di Polda Kepri penekanan yang disampaikan bahwa keamanan merupakan Pilar utama dalam rangka untuk menunjang pembangunan, TNI-Polri adalah pilar Utama dalam menjaga Soliditas, kebersamaan dan bekerja keras menjaga keamanan khususnya di wilayah Kepulauan Riau.

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA