Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

Pangdam I/BB Dampingi Panglima TNI Pantau Karhutla Di Bengkalis

Panglima TNI dan Pangdam I/BB Pantau Karhutla di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis
Keprinews,Medan - Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, turut mendampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P, memantau Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Sabtu (23/02).

Panglima TNI mengatakan bahwa untuk mengatasi Karhutla akan diupayakan dengan membuat modifikasi hujan buatan dan water bombing untuk memadamkan api. “Kita juga siapkan alat transportasi seperti pesawat Hercules dan Helikopter,” ucapnya kepada awak media.

“Mungkin bisa juga dengan balon diisi air kemudian dilempar dari atas udara ke titik-titik api. Mungkin 500 atau 200 liter air dengan zat adiktif”, tambahnya.

Pada kegiatan ini Panglima TNI didampingi Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos., Pangkoopsau I Marsda TNI Fadjar Prasetyo dan Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI Marsma TNI Kukuh Sudibyanto, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Dandrem 031/WB Brigjen TNI Mohammad Fadjar dan Wakapolda Riau Brigjen Pol Wahyu Widada.(rilis/It)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pangdam I/BB Dampingi Panglima TNI Pantau Karhutla Di Bengkalis"

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA