Ketum IWO Hadiri Pelantikan Pengurus IWO Jambi

Kerinci,Keprinews.com- Lima pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten/Kota  di Provinsi Jambi hari ini resmi dilantik, Rabu (20/12/2017) di gedung Nasional, Sungaipenuh, Jambi.

Lima pengurus IWO yang dilantik yakni pengurus IWO Sungaipenuh-Kerinci, IWO Kabupaten Merangin, IWO Kabupaten Batanghari, IWO Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim)  dan IWO Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).
Pelantikan pengurus IWO Jambi

Acara pelantikan dihadiri langsung oleh Ketua umum Jodi Yudhono, Sekretaris Jenderal (Sekjen) IWO Witanto dan Wakil Sekjen serta Ketua IWO Provinsi Jambi Nurul Fahmi.

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Jambi Zumi Zola yang di Wakili Karo Humas Johansyah,  Walikota Sungaipenuh Asyafri Jaya Bakri, Bupati Kerinci Adirozal, Ketua DPRD Kota Sungaipenuh Fikar Azami, Kesdim 0417 Kerinci dan para kepala OPD Sungaipenuh dan Kerinci.

Dalam sambutannya, Jodi mengatakan, pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pembangunan Insfrastruktur tapi juga harus memperhatikan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Dia juga berharap para anggota IWO bisa menjadi motor penggerak pembangunan.

"Tidak hanya infrastruktur yang dibangun, SDM juga harus di tingkatkan," sebut Jodi.

Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Zumi Zola yang di bacakan oleh Karo Humas provinsi Jambi Johansyah berharap anggota IWO lebih meningkatkan kualitas SDM guna menghindari berita hoax.

"Pemrov Jambi selalu terbuka untuk menerima konfirmasi dari seluruh awak media terkait informasi seputar pemprov Jambi," ujarnya.

Sementara Ketua DPRD Kota Sungaipenuh Ikar Azami yang juga Ketua KNPI Kota Sungaipenuh ini berharap IWO bisa jadi pengontrol pembangunan yang di lakukan pemerintah daerah. (Red/Humas Iwo Jambi).

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA