Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

Pelamar CPNS Gagal Registrasi Gara-gara NIK e-KTP

Kepri News Jakarta -Kementerian Pendayaguanaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB) menerima 150.000 pengaduan soal pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Sebanyak 50.000 di antaranya soal NIK e-KTP.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN RB Herman Suryatman mengatakan, jika ada masalah para pelamar diharapkan segera melapor kepada Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

Pelamar CPNS Gagal Registrasi Gara-gara NIK e-KTP
"Jumlah pengaduan 150.000, sebanyak 50.000 di antaranya permasalahan NIK. Pengaduan yang sudah ditindaklanjuti mencapai Rp 20.000," ujarnya kepada detikFinance, Sabtu (6/9/2014).

Ia mengatakan, apabila ada masalah dengan NIK, maka pelamar dapat mengirim email ke panselnas@menpan.go.id. Sementara apabila ada masalah terkait dengan email anda, maka keluhan disampaikan ke info@panselnas.id dengan mencantumkan semua data yang diisi saat mendaftar.

Sedangkan jika ada masalah dengan web Panselnas yang tidak bisa diakses, ia meminta pelamar bersabar dan mencoba kembali sampai bisa. Pasalnya, trafik masuk situs resmi tersebut sangat padat

"Apabila ada error itu hanya sebentar dan disebabkan padatnya trafik tersebut. Mohon dimaklumi," ujarnya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pelamar CPNS Gagal Registrasi Gara-gara NIK e-KTP"

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA