Masih Status Siswa Anak Daerah Raih Juara MTQ Ke X di Kota Batam

Tiga Siswa Anak Daerah Natuna Raih Juara MTQ Ke X di Kota Batam (ist) 
Keprinews.com, Natuna-Tiga (3) orang anak asal Daerah Natuna, Qari (laki-laki) dan Qoriah (Perempuan) berhasil meraih juara dalam rangka Musabaqoh Tilawatil Qur’an yang ke X di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau beberapa hari yang lalu.


Hal tersebut membuat Bupati Natuna, Wan Siswandi didampingi Wakil Bupati Natuna,Rodhial Huda memberikan bonus dan apresiasi yang setinggi terhadap 3 orang sang juara yang sudah berani tampil dan membawa nama baik Natuna di tingkat Provinsi Kepulauan Riau.


Bertempat di ruang kerja Wakil Bupati Natuna. Jl. Batu Sisir Desa Sungai Ulu Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna. Selasa 04/06/2024. Pukul 14.10. Soreh.


Dalam kesempatan itu, Wan Siswandi juga mengatakan bahwa kemenangan yang sudah didapatkan merupakan hasil dari keberhasilan yang selama ini sudah berjuang dengan penuh kesabaran maka hasilnya sudah terlihat oleh para juara.


“Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Natuna, juga memberikan bonus kepada para juara berupa uang secara simbolis agar dapat di pergunakan dengan baik., “Tegas Wan Siswandi.


Bonus yang di raih oleh juara l sebesar Rp .4.500.000; juara ll Rp. 3.750.000; dan juara lll sebesar Rp. 3.750.000;


“Walaupun bonus yang di dapatkan tidak begitu besar tetapi ini merupakan bentuk motivasi dari pemerintah daerah kepada adik-adik yang sudah meraih juara dalam perlombaan tersebut.,”Ungkap Wan Siswandi.


Lanjut Wan Siswandi juga mengatakan bahwa seluruh para juara agar dapat di lakukan pembenahan serta pembinaan sehingga kemampuan yang sudah dimiliki dapat menjadi lebih maksimal untuk mengikuti perlombaan di tingkat Provinsi dan Nasional di tahun yang akan datang.


“Namun Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke X di Kota Batam. Kabupaten Natuna berhasil mengirimkan peserta terbaik sehingga mampu untuk meraih juara dalam 8 katagori sekaligus.,”Tegas Wan Siswandi.


Musabaqoh Tilawatil Qur’an bukanlah sekedar lomba untuk mencari qori-qoriah dan hafid hafidzah yang terbaik, akan tetapi MTQ adalah suatu upaya konkrit umat Islam.


“Untuk menggali nilai-nilai luhur yang terkandung didalam Al qur’an supaya dijadikan sebagai pedoman dan hidup.,”Papar Wan Siswandi.


Lomba MTQ itu menjadi ajang untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al Quran bagi umat muslim.


“Musabaqoh Tilawatil Qur’an sendiri merupakan proses internalisasi nilai-nilai Alquran dan memupuk kecintaan generasi muda terhadap Al Qur’an.Tutup Wan Siswandi. (Ilham)

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA