Walikota Batam Membuka Pelatihan Literasi Digital

Walikota Batam Membuka Pelatihan Literasi Digital
Walikota Batam Membuka Pelatihan Literasi Digital(foto:ist) 

Keprinews.com
, Batam--Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam bekerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam menggelar pelatihan literasi digital.

Pelatihan gratis ini diikuti sekitar 1.200 peserta dari kalangan mahasiswa, anggota TP-PKK, GOW dan masyarakat secara umum. Kegiatan literasi digital sendiri digelar selama dua hari.

Kepala Diskominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan mengatakan untuk hari pertama diikuti sebanyak 800 peserta. Kemudian hari kedua yang akan digelar pada 28 November 2023 mendatang sebanyak 400 peserta.

"Jadi total ada sekitar 1.200 peserta yang mengikuti kegiatan ini," kata mantan Kabag Organisasi Pemko Batam di Planet Holiday Hotel & Residence, Rabu (15/11/2023).

Literasi digital diperlukan dalam penggunaan teknologi. Melalui kegitan ini diharapkan dapat membuat masyarakat jauh lebih bijak dalam menggunakan serta mengakses teknologi. 

Dalam bidang teknologi, khususnya informasi dan komunikasi, literasi digital berkaitan dengan kemampuan penggunanya. Kemampuan untuk menggunakan teknologi sebijak mungkin demi menciptakan interaksi dan komunikasi yang positif.

"Karena itu melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat semakin bijak saat mendapatkan sebuah informasi di media sosial," katanya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi memberikan apresiasi kepada Diskominfo Batam dan TP-PKK yang menyelenggarkan kegiatan literasi digital. Kegiatan ini tentu diharapkan memberikan manfaat dan pengetahuan baru kepada masyarakat.

Selain itu kegiatan ini juga sejalan dengan Kota Batam yang dicanangkan sebagai smart city. Karena perkembangan teknologi yang tumbuh sangat pesat tentu harus dimanfaatkan dengan sabaik mungkin.

"Untuk infrastruktur digital, Kota Batam salah satu yang yang memiliki infrastruktur lengkap. Karena itu sangat beruntung kita tinggal di Kota Batam," kata Rudi.

Namun, kendati demikian pihaknya berharap masyarakat agar dapat bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi ini. Jangan sampai malam memberikan dampak buruk bagi diri sendiri maupun orang lain.

"Karena kalau kita tak hati-hati, perkembangan teknologi dapat memberikan dampak negatif," ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Batam yang juga Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina mengatakan kegiatan literasi digital merupakan salah satu kegiatan yang positif bagi masyarakat.

"Melihat perkembangan teknologi yang tumbuh sangat pesat, kami ingin masyarakat dapat bijak dalam membuat konten ataupun menerima informasi," katanya.() 

Editor:red

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA