Tingkatkan Sinergitas, Jasa Raharja Kepri Lakukan Tinjauan Bersama Dengan PT ASDP Indonesia Ferry – Batam


Keprinews.com
, Kepri– Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kepulauan Riau, Wanda P. Asmoro didampingi Branch Manager Jasa Raharja Putra Batam Bapak Endro Kuswoyo melakukan tinjauan bersama dengan PT ASDP Indonesia Ferry Batam pada hari Senin, 06 November 2023.


Kunjungan tersebut disambut hangat oleh General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Batam Bapak Nana Sutisna, pertemuan ini sekaligus juga perkenalan antara Bapak Wanda P. Asmoro dengan Bapak Nana Sutisna, agenda berlangsung dengan berkeliling di Pelabuhan ASDP Punggur hingga meninjau salah 1 kapal Roro yang berada di Pelabuhan ASDP Punggur.


“Kami berterima kasih kepada PT ASDP khususnya Bapak GM yang sudah menerima kunjungan kami, kami berharap hubungan baik antara PT Jasa Raharja dengan PT ASDP Indonesia Ferry akan terus berjalan dengan baik”, kata Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kepulauan Riau, Wanda P. Asmoro.


“Kami berharap pertemuan ini menguatkan dan meningkatkan sinergitas yang akan menghasilkan kinerja yang kolaboratif kedepannya antara PT ASDP dengan PT Jasa Raharja”, Kata Bapak Nana Sutisna selaku General Manager PT ASDP Batam.


Jasa Raharja sebagai pelaksana Undang-undang No. 33 tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang memiliki tugas untuk menjamin setiap korban kecelakaan kendaraan bermotor umum dengan memberikan santunan yang besarannya ditetapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan. Dengan dasar hukum tersebut, Jasa Raharja ditunjuk untuk memberikan perlindungan dan penjaminan bagi para penumpang kapal selama perjalanan, dengan kewajiban penumpang membayarkan Iuran Wajib sebagai premi.[]

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA