Sambut Bulan Suci Ramadhan, INSAN Kembali Melakukan Bakti Sosial Goro Bersama Masyarakat

Keprinews.com, Lingga - INSAN ( Ikatan Sahabat ERWAN) kembali beraksi melakukan bakti sosial menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1444 H tahun 2023.

Bakti sosial Ikatan Sahabat Erwan (INSAN) melaksanakan perbaikan jembatan Bukit Abun bersama masyarakat setempat. (Dok: Ist)

Bakti sosial yang dilakukan INSAN kali ini gotong royong perbaikan jembatan Bukit Abun yang telah dibangun pemerintah kabupaten Lingga sejak tahun 2010.

Sejak dibangun jembatan tersebut hingga saat ini belum pernah tersentuh di anggarkan oleh pemerintah baik itu perbaikan ataupun perawatan.

Melalui Ikatan Sahabat Erwan (INSAN) hal ini menjadi perhatian khusus bagi Erwan selaku ketua INSAN. Bersama Masyarakat setempat yang dikordinir Ketua RW Bukit Abun, Alos melakukan perbaikan di bagian jembatan yang sudah rusak,pada Minggu (19/03/2023).

Dalam kesempatan itu Ketua RW menyampaikan apresiasi dari masyarakat atas perhatian dari Bung ERWAN dalam giat sosial ini, 

"Jembatan ini merupakan sarana lalulintas 4 RW diwilayah kelurahan Dabo Lama Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga, dulu jembatan ini lantainya berlobang dan berpotensi mengakibatkan kecelakaan bagi masyarakat, Alhamdulillah wasyukurillah hari ini dapat kita atasi, selain itu kami tuntaskan langsung untuk pengecatan pagar, biar lebih terang dan berwarna, semoga bermanfaat untuk masyarakat kita," ucap Alos , selaku Ketua RW.

Dia juga menambahkan gotong royong tersebut juga sebagai momentum silaturahmi menyambut Bulan Ramadhan ibersama bung ERWAN putra daerah yang memiliki jiwa solidaritas yang tinggi . Goro tersebut juga dihadiri Anggota DPRD kabupaten lingga, Drs Riono dari fraksi NasDem," pungkasnya.





Awalludin.

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA