Unit Dikyasa Satlantas Polres Lingga Sosialisasikan Kamseltibcar Berlalulintas Terhadap Pelajar

Keprinews.com , Lingga -- Dalam rangka menekan tingkat laka lantas dikalangan pelajar, Unit Dikyasa Satlantas polres Lingga mengelar sosialisasi tertib berlalu lintas kepada siswa-siswi  SMP Negeri 1 Selayar ,  kecamatan selayar pada kamis (06/08/2020).


Kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas yang dipimpin  Langsung Brigadir  Samsurizal , Briptu Gomgom Perjuangan dan Didampingi kapolsubsektor penuba kecamatan selayar  Polsek Daik Lingga  Aipda Andi Saputra.

Kegiatan ini salah satu upaya Satlantas Polres lingga Dalam upaya  meningkatkan kesadaran para pelajar untuk tidak mengendarai kendaraan sebelum memiliki SIM  (Surat Ijin Mengemudi ).

"Untuk menghadapi menuju Adaptasi kebiasaan Baru kami menghimbau Agar berhati2 pada saat mau nyeberang jalan masuk ke area sekolah ,Selalu menjaga jarak pada saat di dalam ruangan belajar , Gunakan masker pada saat kesekolah & bepergian keluar rumah , Selalu mencuci tangan dengan sabun cair Tidak bersalaman secara langsung dengan cara berjabat tangan" Jelas Brigadir Samsurizal

Ps.kanit Dikyasa Brigadir Samsurizal  saat di Konfirmasi media kami ,ia menyampaikan :
“Dengan sosialisasi  ini secara tidak langsung pengetahuan tentang tata tertib berlalu lintas dikalangan pelajar tumbuh dengan sendirinya. Setidaknya mereka tahu tentang rambu-rambu, aturan dan prosedur berkendara di jalan raya ,” Imbuhnya

Aipda Andi Saputra  Juga Turut  "menghimbau Khusus  Bagi Siswa - Siswi SMP Di kecamatan Selayar Agar Selalu Mematuhi Himbauan Pemerintah Agar Selalu menjaga Jarak, memakai masker dan Selalu mencuci tangan disetiap kegiatan" Imbuhnya


(Awalludin)

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA