Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

Menjajal Menu Kampung Yang Tidak Kampungan Di Sunrise

Keprinews. com
Suasana Resto Sunrise Palm Spring dengan menu nusantara Nasi Kemangi (Foto: Nila)
Keprinews.com, Batam – Bertempat di Jalan Spring Raya, Batam Centre, Sunrise memperkenalkan menu baru nusantara, Nasi Kemangi. Setahun baru berdiri, Resto Sunrise mulai dilirik para pecinta kuliner. Keinginan untuk mendirikan Resto Sunrise dengan menu nusantara muncul dari beberapa ibu rumah tangga yang memiliki suami orang luar negeri.

Sebagai orang Indonesia dari berbagai daerah yang tinggal di Batam, mencicipi makanan khas daerah, menjadi kerinduan tersendiri. Terbukti setelah dibukanya Resto Sunrise, kata Rubi, pemilik Resto Sunrise, selalu ramai dikunjungi. “Sebenarnya tidak sulit menemui masakan nusantara di Batam, karena kita telah menyediakan menu nusantara,” kata Rubi.

Menyantap aneka makanan dan minuman di Sunrise relatif terjangkau. Salah seorang pengunjung resto Rina mengatakan, murah makanannya dan enak. Selain mendatangi langsung resto, menu makanan juga dapat dipesan melalui online dengan aplikasi yang tersedia. Menurut Rubi, Resto Sunrise kerap digunakan sebagai tempat berkumpul para komunitas dan acara ulang tahun.

“Tergantunglah kalau mereka datang, disesuaikan dengan bugdet mereka,” kata Rubi. Ia mengatakan Nasi Kemangi, adalah makanan khas Sunda, namun peminatnya dari berbagai suku. Kendati lebih memprioritaskan menu kampung, namun Sunrise juga manyajikan menu luar, seperti Pizza Peperoni dan minuman ringan lainnya. (Nila)

Editor:red

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menjajal Menu Kampung Yang Tidak Kampungan Di Sunrise"

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA