Burung Jalak Suren dan Murai Batu Masuk Daftar Satwa Dilindungi, Pencinta Burung Merasa Dirugikan

Batam,Keprinews.comPencinta burung dibuat resah dengan terbitnya Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Satwa Dilindungi.
Satu di antara pasal yang memberatkan bagi para pecinta burung yakni burung Murai Batu dan Jalak Suren masuk dalam daftar satwa langka.
Akibatnya, pemilik unggas tersebut harus memiliki izin ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
Kebijakan tersebut diyakini dapat menurunkan minat kepemilikan Murai Batu dan Jalak Suren sehingga pendapatan pedagang burung anjlok.
Menilik hal ini, para pencinta burung di Sumut membentuk dan mendeklarasikan Forum Kicau Mania Sumater Utara (FKMSU) di Taman Avros, Medan Sumatera Utara, Minggu (2/9/2018).
Usai deklarasi Ketua FKMSU Erwinsyah mengatakan bahwa para pencinta burung menolak dengan tegas permen tersebut.
"Saat ini FKMSU sudah menyampaikan petisi ke BKSDA untuk disampaikan kepada menteri," ucapnya.
Masih kata Erwin, tidak hanya penggemar burung, namun para penjual pakan burung hingga penyelenggara lomba burung merasa dirugikan.
Mereka berharap agar pemerintah merevisi permen tersebut agar tidak memberatkan.
Untuk pelestarian, pemerintah juga diharapkan bisa ikut andil seperti menangkap pemburu gelap di hutan.sumber:Tribunmedan
Editor:mns

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA