HUT Provinsi Kepri Ke-16 Dihadiri Kepala BP Batam

Keprinews.com,Tanjungpinang-Dalam perayaan HUT Provinsi Kepulauan Riau yang ke-16 ,Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo bersama dengan Direktur Pengembangan Manajemen Kinerja Purnomo Andiantono dan Direktur Politehnik Negeri Batam Priyono Eko Santoyo ikut hadir dalam kegiatan Perayaan HUT Provinsi Kepulauan Riau yang ke 16 dan kegiatan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Kepulauan Riau pada Senin, 24/9.
Rapat paripurna istimewa DPRD provinsi kepri dalam rangka Hut provinsi kepri ke 16

Kehadirian Kepala BP Batam bersama dengan para pimpinan dalam kegiatan upacara bendera yang merupakan bentuk apresiasi BP Batam dalam memperingati hari jadinya Provinsi Kepri yang jatuh pada tanggal 24 September 2002, yang dilaksanakan di pelataran Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau di Tanjung Pinang.

Selain itu Kepala BP Batam dihari yang sama juga menghadiri kegiatan acara Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Kepri dalam rangka Peringatan Hari Jadi Provinsi Kepulauan Riau ke 16 yang dilaksanakan di gedung rapat DPRD Provinsi Kepri di Pulau Dompak.

Kegiatan upacara peringatan HUT Provinsi Kepri tersebut dipimpin oleh Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Kepri, Kepala BKKBN RI, Jaksa Agung RI, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Ketua DPRD Provinsi Kepri, serta seluruh pimpinan dan perwakilan SKPD Provinsi Kepulauan Riau.

Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan diperingatinya Hari Jadinya Provinsi Kepri ke 16 kita harus bersyukur dan terus bekerja keras untuk mengembangkan Provinsi Kepri agar lebih baik lagi dan menjunjung tinggi harkat dan martabat budaya Kepulauan Riau.

"Marilah kita bersama-sama bekerja keras demi memajukan Provinsi Kepri karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan, berfikir positif dalam bekerja dan tinggalkan pemikiran yang tidak baik karena itu hanya akan menjadikan kita masyarakat yang lemah dan tidak berkembang yang Sesuai dengan amanah Presiden RI kita harus kerja, kerja dan kerja untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang adil dan makmur."

"Sistem harus jelas, keuangan harus terkendali dan program harus memiliki output yang jelas demi mewujudkan masyarakat Provinsi Kepri yang mahdani dan bermartabat"

Gubernur Provinsi Kepri juga membahas mengenai pengembangan potensi yang di miliki oleh Provinsi Kepri dalam menopang pertumbuhan nasional, yaitu pengembangan infrastruktur, industri manufaktur dan industri pariwisata yang merupakan beberapa potensi yang perlu terus di kembangkan demi memajukan Provinsi Kepri dalam menghadapi ekonomi global yang terus berkembang.

Dengan Hari Jadinya Provinsi Kepulauan Riau, Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun juga meresmikan pembangunan infrastruktur penataan kawasan pesisir, yaitu peresmian launching proyek Gurindam Dua Belas, peresmian proyek-proyek strategis dan penandatananan mou antara Pemerintah Provinsi Kepri dengan perusahaan swasta.

Sedangkan untuk kegiatan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepri, Kepala BP Batam hadir sebagai wujud untuk bersilaturahmi dan meningkatkan hubungan baik bersama dengan seluruh perangkat daerah di Provinsi Kepri.

Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak yang juga membuka dan memimpin rapat paripurna tersebut menyampaikan bahwa Dengan diperingatinya HUT Provinsi Kepri yang ke 16 ini menjadi cermin bagi kita semua untuk terus berusaha memperbaiki dari berbagai sektor sehingga roda perekonomian akan berjalan kencang dan berimbas kepada kesejahteraan masyarakat Provinsi Kepri."

"Pemerintah pusat perlu menjaga konsistensi keberadaan BP Batam demi menjaga pertumbuhan ekonomi di Kota Batam dan juga menopang pertumbuahan ekonomi nasional sesuai dengan undang-undang yang berlaku selama 70 tahun keberadaan status FTZ di Kota Batam."

Kegiatan rapat ini dihadiri oleh seluruh anggota DPRD Provinsi Kepri, perwakilan DPRD Kota Batam, SKPD Provinsi Kepri,  dan para stake holder dan juga masyarakat Provinsi Kepri. (Tim)

Editor:red

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA