Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

Bhakti Sosial :Polres Gresik Gelar Donor Darah Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke - 72

Keprinews.com,Gresik-Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara Ke-72 dan sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, Kepolisian Resort Gresik bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia Gresik menggelar donor darah bertempat di Aula Polres Gresik pada Senin (14/5/2018) mulai pukul 08.00 WIB.

Sebelum mendonorkan darah,para peserta terlebih dahulu dilakukan pengecekan tekanan darah, hal itu dilakukan untuk melakukan pengecekan layak atau tidaknya dilakukan donor darah. Pada kegiatan bakti sosial donor darah ini diikuti seluruh anggota Polres Gresik, dan bhayangkari cabang Gresik serta anggota Kodim 0817 Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu. S. Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si juga ikut dalam menyumbangkan darahnya, "  "Setiap tetes darah yang kita donorkan sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan ini bentuk kepedulian kita," ungkap Kapolres.

Usai melakukan pengambilan darah, Kapolres Gresik mengatakan bahwa, dalam memperingati hari Bhayangkara ke-72 ini Polres mengadakan kegiatan donor darah adalah dengan tujuan untuk semakin meningkatkan kegiatan sosial dan sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kemanusiaan, agar Polri lebih dekat dengan masyarakat.

“Ini wujud nyata kepedulian kita terhadap masyarakat dalam bidang kemanusiaan dan bukti bahwa polisi milik rakyat, melalui setetes darah yang kita sumbangkan kita harapkan dapat meringankan penderitaan masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Kapolres Gresik.(nia)

Editor:hms

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bhakti Sosial :Polres Gresik Gelar Donor Darah Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke - 72"

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA