Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

AKSI PENEMBAKAN TERHADAP KENDARAAN KONVOI DI MILE 60 OLEH KKB

Jayapura ,Keprinews.comi- Telah terjadi penembakan yang diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata  (KKB) di jalan Tambang Mile 60 terhadap konvoi kendaran Trailer yang sedang melintas dari Tembagapura menuju ke Timika jumat 1/12/2017 sekira pukul 10.10 Wit



Adapun Kronologis kejadian
Pada hari dan tanggal tersebut di atas, Sekira pukul 09.30 Wit, bahwa Konvoi kendaraan Trailer dari Mile 64 bergerak Tembagapura menuju Timika. Pukul 10.10 Wit, pada saat melintas di jalan tambang Mile 60 korban an.
Ahmad Susanto dan Puryanto berada di iring-iringan tengah Konvoi Trailer ditembak oleh Kelompok KKB dari sebelah bukit kanan mengenai pada Helm yang dikenakan, kemudian korban tidak konsen atau panik membawa kendaraannya sehingga kendaraan sehingga salah satu trailer menerjang tanggul ke tepi jurang, kemudian kedua korban keluar dari kendaraannya masing-masing untuk mencari posisi perlindungan ditempat yang aman.

Pukul 10.15 Wit, kendaraan lainnya dengan nomor lambung 01-2586 yang dikemudikan saudara Yusuf ID905528, tiba di TKP Mile 60 selanjutnya melakukan evakuasi terhadap korban An. Ahmad Susanto dan Kendaraan Ambulans nomor lambung 01-4443 yang dikemudikan saudara Sugeng membawa korban an. Puryanto,ID 278248  dievakuasi ke RS Mile 68 Tembagapura, kemudian kedua korban langsung dilakukan tindakan medis diruangan Emergensi. Akibat terjadinya aksi penembakan di Mile 60 Convoi kendaraan Trailer dari dan yang menuju Lowland-Highland di Batalkan, saat ini petugas lakukan evakuasi terhadap Driver" yang Masih tertahan di MP58&MP61 untuk selanjutnya di bawa ke 66 Depot Transport KPI.

Setelah dilakukan evakuasi terhadap salah satu korban ke RS Tembagapura. Pukul 11.25 wit, kendaraan LWB milik Satgas Amole yang ditumpangi Kaops Amole Kombes Pol Yan F. Kaiway bersama anggota yang hendak menuju ke TKP di mile 60 untuk melakukan evakuasi korban kedua ditembaki oleh kelompok kriminal bersenjata yang mengenai kaca sebelah kanan mobil yang mengakibatkan serpihan kaca mengenai pelipis dari Bripda Rony Dwi Kristiawan. Sementara korban masih dilakukan perawatan intensif di RS Tembagapura.

Pd pukul 11.40 Wit,  terjadi aksi penembakan di Mile 61 terhadap kendaraan patroli zona yg mengenai dinding sebelah kanan tembus dan bersarang di armour. Tidak ada korban luka maupun jiwa.

Identitas para korban:
1. Sdr. Ahmad Susanto (34) Driver Traler nomor lambung 02-0816 ,  ID 903211, (luka terkena serpihan bagian wajah, kening, jidat dan bibir atas luka sobek).
2. Sdr. Puryanto (69) Diver Traler nomor lambung 02-1013, ID 278248,  (luka pada jari telunjuk tangan kanan terkena serpihan kaca).
3. Bripda Rony Dwi Kristiawan, anggot Brimob Kaltim (terkena serpihan kaca dibagian pelipis sebelah kanan)

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Drs. AM. Kamal, SH mengatakan, kami telah melakukan langkah-langkah kepolisian dengan melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga dilakukan oleh kelompok yang selama ini melakukan aksi terror di kawasan pertambangan tembagapura.


Dikeluarkan oleh: Subbid Penmas Bid Humas Polda Papua, Alamat Jln. Dr. Sam Ratulangi no. 8 Jayapura, Papua Telp: 0967-52021. Kontak Person: Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Papua, AKBP Suryadi Diaz, HP. 081344569999.(editor hendry).

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "AKSI PENEMBAKAN TERHADAP KENDARAAN KONVOI DI MILE 60 OLEH KKB"

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA