TNI vs POLRI : Wagub Kepri Keluar Gunakan Rompi Anti Peluru

Kepri News, Batam. Wakil Gubernur Kepri Suryo Respationo berhasil dievakuasi keluar dari Mako Brimob Polda Kepri sekitar pukul 23.30 WIB, Rabu (19/11/2014).

Pantauan Tribun Batam, ia keluar dengan mengenakan rompi peluru milik Brimob Polda Kepri warna hitam. Soerya disambut ribuan warga yang berjejer dari pintu lobi Gedung Mako Brimob dan sampai ke jalan raya.

TNI vs POLRI : Wagub Kepri Keluar Gunakan Rompi Anti Peluru
Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo saat keluar dari mobil barakuda usai dievakuasi dari
Mako Brimob Podla Kepri, Tembesi, Batam, Rabu (19/11/2014) sekitar pukul 23.30 WIB.
Selain mengenakan rompi peluru, Soerya juga mengenakan batik yang dipakainya sejak Rabu siang.

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA