Serda Burhanudin Hadiri Malam Puncak Penutupan MTQ Tingkat Kecamatan Lingga Tahun 2024

Malam penutupan Seleksi Musabaqoh Tilawatil Quran, tingkat Kecamatan Lingga tahun 2024.(Dok: Ist)

Keprinews.com
, Lingga - Menghadiri malam puncak penutupan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga tahun 2024, Serda Burhanudin ,Babinsa Koramil 05 Daik, Kodim 0325/Tanjung pinang serahkan piala pemenang,pada Minggu malam (04/02/2024).


Seleksi Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat X Kecamatan Lingga , Kelurahan Daik , Kabupaten Lingga ini dilaksanakan di Desa Kampung Bugis RT 01.


Turut hadir Camat Lingga, Lurah Daik Lingga, Kepala Desa Se kecamatan Lingga,para tokoh agama, tokoh masyarakat ,BPD , dan Para tamu undangan.

Seleksi Musabaqoh Tilawatil Quran ini merupakan rangkaian kegiatan setiap tahun nya menjelang persiapan Musabaqoh Tilawatil Qur'an dan Hadits (MTQH) tingkat Kabupaten Lingga yang akan diselenggarakan di Kecamatan Selayar pada awal Maret mendatang.


Dalam kesempatan itu Mewakili Danramil 05 Daik ,Serda Burhanudin memberikan selamat kepada para pemenang dan sukses Kepada pihak Kecamatan Lingga atas terselenggaranya kegiatan MTQ tahun ini.

"Mewakili Danramil 05 Daik Kami ucapan selamat kepada para pemenang dan berperan kepada peserta agar tetap menjaga kesehatan menjelang MTQH tingkat Kabupaten Lingga. Terus pertahanan kan dan terus belajar," ucap Sera Burhanudin.

"Kepda pihak Kecamatan kami juga memberikan Selamat dan sukses atas terselenggaranya acara ini dengan aman. Semoga melalui seleksi Musabaqoh Tilawatil Quran Kecamatan Lingga nantinya dapat mengirimkan Qori dan Qoriah yang terbaik, tambahnya.




Awalludin.

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA