Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

MANGGALA AGNI BATAM BERHASIL PADAMKAN KEBAKARAN HUTAN DI PATAM LESTARI

Kawasan lahan yang berbatasan dengan hutan lindung di kelurahan patam Lestari terbakar senin,6 Februari 2019(foto;Nila)
Keprinews.com, Batam – Di Bukit Dangas, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang, Batam, Manggala Agni Batam berhasil memadamkan kobaran api yang terjadi di lahan yang berbatasan dengan hutan lindung, Kamis 6 Pebruari sekira 2019 sekira pukul 16.00 Wib.
Diduga cuaca panas dengan suhu 33 derajat celcius di Kota Batam, pemicu terbakarnya lahan tersebut. Beruntung Daops Batam bersama unit pemadam kebakaran dari BP Batam dan Pemko Batam cepat meluncur ke tempat kejadian, sehingga api berhasil dipadamkan di lahan seluas ± 3 hektare.
Salah satu personil Daops Kota Batam berusaha memadamkan kobaran api di lahan seluas 5Hektar (foto;Nila)
Kepada keprinews.com Kepala Daops Batam, Ihsan Abdillah mengatakan sejak akhir bulan Desember 2018, Daops Batam bersama Manggala Agni, telah siaga melakukan langkah preventif kebakaran hutan dan lahan dengan cara groundcheck (menverifikasi lapangan) ketika ada titik hotspot.
Mengingat cuaca panas yang cukup ekstrim, sebagai perpanjangan tangan dari Badan Pengendalian Perubahan Iklim Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) wilayah Sumatera, meminta kepada masyarakat Kota Batam agar waspada ketika membuka lahan. “Pasalnya di musim panas, kebakaran hutan dan kebakaran lahan sangat mudah terjadi,” kata Ihsan Abdillah. Mudah terbakar kata Ihsan Abdillah karena serasah (bahan organik berupa ranting dan daun bekas yang sudah mengering) pada lantai hutan dan lahan.(Nila)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "MANGGALA AGNI BATAM BERHASIL PADAMKAN KEBAKARAN HUTAN DI PATAM LESTARI"

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA