Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

DPRD Batam Rombak Alat Kelengkapan

BATAM,KEPRINEWS-DPRD Kota Batam akan melakukan perombakan alat kelengkapan secara besar-besaran. Data yang berhasil dihimpun koran ini, empat ketua komisi dipastikan berganti, begitu juga para anggotanya. Sejumlah nama mulai disebut akan mengisi jabatan strategis.
Namun demikian proses lobi antar fraksi masih terus dilakukan, sembari menunggu pelaksaan rapat Paripurna yang rencanakan pada Senin (20/2) mendatang.

Selain perombakan struktrur empat komisi, juga akan dilakukan perombakan terhadap Badan Musyawarah (Banmus), Badan Perencanaan Peraturan Daerah (Bapperda), Badan Kehormatan (BK) serta Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Batam.
KEPRINEWS.COM
Informasi didapatkan, Ketua Partai Politik melalui Fraksi telah menyepakati, diantaranya untuk jabatan Ketua Komisi I akan dipimpin Budi Mardiyanto dari Fraksi PDIP, untuk Ketua Komisi II dipimpin Edward Brando dari Fraksi PAN, Ketua Komisi III akan dipimpin Nyanyang Haris Pratamura dari Fraksi Gerindra dan untuk Ketua Komisi IV Djoko Mulyono dari Fraksi Golkar.

Sedangkan Ketua Banggar kabarnya masih tetap Zainal Abidin, untuk Ketua Bapperda dipimpin Sukaryo dari Fraksi PKS, sementara Ketua Badan Kehormatan (BK) dipimpin oleh Suardi Tahirek dari Fraksi Nasdem DPRD Kota Batam.

Budi Mardiyanto membenarkan bahwa dirinya dipercayai oleh Fraksi PDIP DPRD Kota Batam untuk memimpin Ketua Komisi I, namun dukungan Fraksi saja tidak cukup, karena harus tetap melakukan lobi-lobi antar fraksi, finalnya akan ditentukan dalam rapat Paripurna.

"Memang benar saya diusung untuk Ketua Komisi I, namun kepastiannya belum bisa ditentukan, karena sekarang masih tahap lobi, sebelum Paripurna nanti," ujarnya ketika ditemui di Kavling Temiang dalam acara temu ramah warga, Rabu malam (15/2).

Sementara itu Nyanyang Haris Pratamura, juga tidak menampik bahwa fraksi Gerindra ikut mengicar Ketua Komisi III, namun siapapun orangnya dia menyerahkan sepenuhnya kepada instruksi pimpinan Partai Politik Gerindra.

"Saya akan menyerahkan sepenuhnya terhadap aturan dan mekanisme berlaku di partai, mau ditempatkan pada posisi apapun saya tetap melakukan pengabdian," katanya saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (17/2).

Dilanjutkannya, kalau memang ditempatkan di Komisi III, maka akan terus menjalin kerjasama baik dengan mitra kerja, dengan bahasan penyerapan anggaran serta pembangunan infrastruktur, sehingga aspirasi masyarakat dan keinginan Pemko dan DPRD Kota Batam untuk kesejahteraan terwujud.

Ketua DPD PAN Batam, Safari Ramadhan menyampaikan bahwa pergantian Ketua Komisi DPRD Kota Batam merupakan upaya untuk penyegaran, dimana menempatkan anggota fraksi yang berkompeten, sehingga mampu bekerjasama dalam pembangunan bersama Pemko Batam.

"Kalau dari PAN, kita mengusung Pak Edward karena beliau sangat berkompeten," ucapnya melalui telepon seluler, Jumat (17/2).

Dikatakannya, PAN masih tetap membuka ruang komunikasi dengan fraksi lainnya, pasalnya tujuan perombakan alat kelengkapan Dewan bukanlah mengejar jabatan semata, namun bagaimana menempatkan orang berkompeten sehingga mampu membawa aspirasi masyarakat.

Dalam perombakan alat kelengkapan dewan sekarang, mengacu kepada Tata Tertib (Tatib) DPRD Kota Batam berdasarkan hasil kesepakatan bersama. Dimana disebutkan jabatan Ketua Komisi dan lainnya hanya berlangsung selama dua tahun setengah, lalu kemudian ditetapkan kembali.TIM

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "DPRD Batam Rombak Alat Kelengkapan"

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA