BMKG Prediksi Batam Masih Diguyur Hujan Hingga Besok


Keprinews
, BATAM — Warga Batam diminta tetap mewaspadai perubahan cuaca dalam dua hari ke depan. 

Hujan diperkirakan turun dengan intensitas ringan hingga lebat. Bahkan, di beberapa kawasan berpotensi disertai petir dan angin kencang.

BMKG menyebut kondisi cuaca ini mempengaruhi perlambatan kecepatan angin yang menyebabkan gelombang besar udara di wilayah Kepulauan Riau, termasuk Batam.

Tidak hanya itu, aktifnya fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) di sebagian wilayah Indonesia juga turut memicu pertumbuhan awan hujan.

Peramal cuaca BMKG Batam, Rayi Anggraeni, mengatakan secara umum cuaca di Batam diprakirakan berawan dan berpotensi hujan di sejumlah wilayah.

“Cuaca di Batam diprakirakan berawan dan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang,” ujar Rayi, Sabtu (16/5/2026).

Beberapa wilayah yang diperkirakan berpotensi hujan sedang hingga lebat antara lain Belakang Padang, Batu Ampar, Sekupang, Galang, dan Bengkong.

Selain itu, hujan juga berpotensi meluas ke Nongsa, Bulang, Lubuk Baja, Sei Beduk, Batam Kota, Sagulung, hingga Batu Aji.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada, terutama nelayan dan pengguna transportasi laut mengingat cuaca dapat berubah secara tiba-tiba.

Warga yang beraktivitas di luar ruangan juga diminta berhati-hati, terutama saat berkendara ketika hujan deras dan angin kencang terjadi.

Informasi perkembangan cuaca terbaru dapat dipantau melalui laman resmi [BMKG] https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/21.71.() 

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA