𝗟𝗮𝗻𝘁𝗶𝗸 𝟰𝟬𝟬-𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗴𝘂𝗿𝘂𝘀 𝗞𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗮𝗿𝘂𝗻𝗮 𝘀𝗲-𝗕𝗮𝘁𝗮𝗺, 𝗥𝘂𝗱𝗶 𝗜𝗻𝗴𝗶𝗻 𝗪𝘂𝗷𝘂𝗱𝗸𝗮𝗻 𝗚𝗲𝗻𝗲𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗘𝗺𝗮𝘀

Keprinews.com, Batam---Pelantikan akbar Karang Taruna Kota Batam berlangsung meriah dan penuh semangat di aula Engku Hamidah Lantai IV Kantor Walikota Batam di Batam Center, Sabtu (7/1/2023) pagi. Wali Kota yang juga Kepala Badan Penguasaan (BP) Batam Muhammad Rudi melantik langsung kepengurusan periode 2023-2027 tersebut.

Pelantikan Karang Taruna Kota Batam (foto:mcb) 

Prosesi pelantikan dilakukan dengan pembacaan naskah pelantikan. Wali Kota juga menyerahkan petaka Karang Taruna kepada Zul Arif selaku Ketua Karang Taruna. Prosesi penyerahan petaka diikuti para Camat se-Kota Batam yang menyerahkan ke pengurus Karang Taruna Kecamatan.

Pelantikan ini diikuti sekitar 400 pengurus Karang Taruna mulai tingkat Kota dan perwakilan dari tingkat kecamatan dan kelurahan. Ramainya kepengurusan Karang Taruna ini membuat aula Engku Hamidah terasa sesak oleh aktivis Karang Taruna yang mengenakan baju hitam-hitam.

Rudi mengapresiasi pelantikan akbar Karang Taruna tersebut. Dia menganggap karang taruna sebagai mitra pemerintah yang sangat potensial dalam pembangunan Kota Batam untuk saat ini dan masa depan

"Selamat atas pengurus yang telah dilantik dan mari bersama membangun Kota Batam tercinta ini," ajak Rudi saat memulai sambutannya.

Dia juga mengutip pendapat Bung Karno tentang pemuda. Menurutnya, jika 10 pemuda yang diminta Bung Karno, akan mampu mengguncang dunia, maka para pemuda yang tergabung di Karang Taruna hendaknya mampu mengguncang pembangunan Kota Batam menjadi lebih maju dan moderen lagi di masa depan.

"Pemuda adalah semangat dan kekuatan. Jangan pernah merasa rendah diri dengan kemampuan sendiri. Belajar dan bekerjalah lebih giat. Tunjukkan etos kerja terbaik. Kita ingin Indonesia Emas 2045 diisi generasi emas yang mengendalikan pembangunan saat ini," tegas Rudi penuh semangat disambut aplaus meriah peserta.

Begitu juga dengan pembangunan Kota Batam saat ini. Rudi menegaskan bahwa yang akan menikmati dan memgendalikan pembangunan tersebut adalah pemuda atau milenial sekarang. Dan ia akan sangat bangga jika yang memegang estafet kepemimpinan di era Indonesia emas nantinya ada pemuda dari Karang Taruna yang dilantik hari itu.

Rudi juga memaparkan tentang empat program pembangunan yang ditarget rampung seluruhnya tahun 2029. "Saat ini kita menggesa empat program prioritas pembangunan untuk menjadikan Batam Kota Baru yang moderen," ungkap Wali Kota.

Adapun yang dimaksudkan yakni, pengembangan Bandara Hang Nadim, pembangunan infrastruktur jalan, pengembangan Pelabuhan Kontainer Batu Ampar dan pembangunan KEK Kesehatan Sekupang. Rudi pun berharap para pengurus Karang Taruna mampu menangkap dan berperan dalam meraih peluang ekonomi sebagai efek dari pembangunan tersebut.

"Pembangunan insfrastruktur ini nantinya sangat membawa dampak besar. Kita ingin Pemuda Karang Taruna ambil bagian dalam memanfaatkan peluang dan tantangan Batam Kota Baru tersebut," tegasnya.

Sementara itu Ketua Karang Taruna Zul Arif berterima kasih atas kesediaan Wali Kota selaku pembina melantik pengurus Karang Taruna. Terlebih pelantikan ini merupakan pelantikan akbar dimana formasi lengkap kepengurusan Karang Taruna dihadirkan untuk mengikuti pengukuhan berkenaan.

"Dengan Permensos yang baru, Karang Taruna dapat membentuk struktur organisasi hingga ke RT dan RW. Bila ini kita diwujudkan bersama, maka akan ada ribuan kepengurusan Karang Taruna se-Kota Batam," papar Zul Arif.

Secara tegas Zul Arif menyatakan bahwa Karang Taruna adalah organisasi pemuda plat merah yang dibentuk dengan aturan khusus. 

"Untuk itulah tidak ada kata lain, kita harus mendukung program pembangunan pemerintah," tegasnya disambut tepukan bergemuruh.

Pelantikan ini mendapat atensi dari banyak pihak yang hadir langsung. Terlihat hadir Wakil Ketua DPRD Batam Muhammad Yunus, sejumlah kepala OPD dan majlis pembina Karang Taruna.


Sumber:MCB

Subscribe to receive free email updates:

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA