Redaksi Dan Pemasaran No Hp. 0813-6402-3369 Keprinews.com--Lengkap & Aktual

Pernikahan Daus Mini Yang Ketiga Kalinya

Keprinews.com-Daus Mini pelawak dan komedian pria yang bertubuh mungil menikah lagi untuk yang ketiga kalinya. Ia telah mempersunting wanita pilihan hatinya, Selviana Hana Wijaya, Minggu (9/12/2018) di Gedung Aisiah Beji, Depok, pukul 09.00 WIB.
Pernikahan Daus mini yang ketiga kali(foto:istimewa)
"Daus Mini dan Selviana Hana Wijaya menikah dengan maskawin berupa emas seberat 11 gram dan seperangkat alat salat."Saya terima nikah dan kawinnya Selviana Hana Wijaya binti Cecep Wijaya dengan maskawinnya yang disebut, tunai," ucap Daus Mini dengan lantang.


Usai ucapkan ijab qobulnya yang disaksikan para undangan yang hadir dinyatakan sah oleh saksi yang menyaksikan pernikahan Daus Mini yang ketiga kalinya ituSesaat ijab qobul yang di lakukan Daus Minin sangat terharu hingga Daus Mini menahan tangis diiringi air mata penuh kebahagiaann  mengalir di pipinya. Sebelum akad nikah pria bertubuh mungil itu sempat mengurai perasaannya


Ia mengaku sangat grogi mengingat pernikahan adalah momen yang sangat sakral."Persiapan mental aja ya ngilangin rada grogi. Lebih baik Daus melawak di depan ribuan penonton ketimbang begini," papar Daus Mini kepada media sebelum melangsungkan ijab kabul.


Saking groginya sebelum melakukan sakral ijab qobul Daus Mini artis berusia 31 tahun tersebut bahkan sampai tak bisa tidur semalam suntuk untuk menghadapi ijab qobul yang ia lakukan nantinya. "Enggak bisa tidur makanya sampai minum obat tidur," tutur Daus Mini.***

Sumber: faktaexpose

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pernikahan Daus Mini Yang Ketiga Kalinya"

Post a Comment

DUKUNGAN TERHADAP PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan puncak dari semua perjuangan bangsa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan mendapatkan sambutan yang luar biasa dan dukungan yang spontan dari segenap penjuru tanah air. Dinding-dinding rumah dan bangunan, pagar-pagar tembok, gerbong-gerbong kereta api, dan apa saja, penuh dengan tulisan merah “MERDEKA ATAU MATI.” Juga tulisan “SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA.” Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 telah menetapkan Pekik Perjuangan “MERDEKA”sebagai salam nasional yang berlaku mulai tanggal 1 September 1945. Caranya dengan mengangkat tangan setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke muka, dan bersamaan dengan itu memekikkan “Merdeka”. Pekik “Merdeka” menggema di mana-mana di seluruh wilayah Indonesia.KEPRINEWS.COM-MEDIA AKTUAL DAN TERPERCAYA